Jambione.com, JAMBI - Satu pasien baru terkonfirmasi positif covid-19 di Jambi diketahui berasal dari Kualatungkal, Tanjab Barat. Informasinya pasien beejenis kelamin perempuan berumur 47 tahun. Sebelumnya dia punya riwayat perjalanan dari Bogor.
Informasi ini disampaikan Juru bicara penanganan covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah kepada wartawan, melalui video conference Selasa (14/4/2020). “Pasien positif bertambah 1 menjadi 5 orang. Penambahan satu pasien positif ini setelah diumumkan jubir pemerintah dari Kemenkes Ri. Pasien yang disebut pasien 05 adalah seorang wanita dengan umur 47 tahun sudah dinyatakan terinfeksi atau positif covid-19,” kata Johansyah.
Sebelumnya, pasien tersebut sudah masuk ke dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Jambi sejak beberapa waktu lalu. Pasien ini adalah pasien asal Tanjab Barat. “Pasien positif bertambah satu dari Tanjab Barat,” sebutnya.
Informasinya, pasien 05 ini adalah seorang pengusaha menjual gas dan pupuk di Kota Kualatungkal. Sebelumnya, hasil rapid tes yang dilakukan tim Gugus Covid-19 Tanjabar pada 7 April 2020 menyatakan pasien PDP berusia
47 tahun tersebut positif terpapar virus. Namun, jenis virusnya belum di ketahui apakah covid-19 atau bukan.
Baru, pada 8 April 2020 tim medis Provinsi Jambi melakukan pengabilan sampel swab untuk dibawa ke Lab yang ada di Jakarta.
Pasien 05 ini usai melakukan perjalan ke zona merah (red zone) di Bogor selanjutnya ia pulang ke Keualatungkal dan dinyatakan Orang dalam pengawasan (ODP). Kabar terakhir si pasien masih dirawat di RSUD Tanjab Barat.(Son)
BREAKING NEWS : Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Jadi 5 Orang
Hasil Rapid Test Calon Perwira Polda Jambi Positif, Jumlah PDP Tunggu Hasil Uji Swab Jadi 8 Orang
Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Meningkat, Jambi Naikkan Status Jadi Tanggap Darurat Covid-19
Baca Nih! Riwayat Perjalanan Pengusaha Bungo yang Positif Covid-19 dan Sopirnya
Update Penanaganan Covid-19 di Jambi: PDP dan ODP Masih Fluktuatif
Dua Pasien Positif Covid-19 adalah Pengusaha dan Sopirnya, Besok Karyawannya di Rapid Test