JAMBIONE.COM, JAMBI - Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2020 di Kota Jambi dikabarkan akan ditunda. Ini juga didasari tengah merebaknya pandemi Covid-19 di Kota Jambi. Padahal sebelumnya KONI Kota Jambi telah melakukan berbagai persiapan, seperti di antaranya telah melayangkan surat susunan pengurusan panitia besar Porprov 2020.
Hal ini juga menyusul adanya pernyataan dari Wali Kota Jambi, Syarif Fasha baru-baru ini. Di mana anggaran di KONI Kota Jambi sebesar Rp3 miliar telah ditarik atau dialihkan untuk kontribusi penanganan Covid 19 di Kota Jambi.
"Dana sebesar Rp 3 miliar lebih sudah ditarik termasuk anggaran pergelaran Porprov. Jadi belum ada keputusan lebih lanjut apakah jadi atau tidak, tapi kami anggap ini tidak jadi (tunda)," sebut Fasha.
Sementara itu terpisah, Ketua KONI Kota Jambi, Budi Setiawan tak menampik jika perhelatan Porprov 2020 di Kota Jambi akan ditunda. Bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dispora Kota Jambi akan hal tersebut. Bahkan dikatakan olehnya, saat ini pra atlet yang akan berlaga di Porprov 2020 telah menjalani pelatihan secara mandiri di bawah pengawasan para pelatih.
"Untuk masalah Covid ini, atlet memang berlatih secara mendiri sesuai surat edaran Kemenpora RI. Kemudian informasi dari Bekeuda Provinsi Jambi bahwa anggaran Porprov Kota Jambi itu dialihkan untuk penanganan Covid," terang Budi Setiawan.
Maka dari itu, anggaran di KONI Kota Jambi dirasionalisasi termasuk anggaran perhelatan Porprov 2020 di Kota Jambi. Mau tak mau, jadwal perhelatan Porprov 2020 yang dijadwalkan pada November mendatang ditunda. "Kita undur hingga 2021 mendatang, namun belum tahu di bulan apa. Akan dirapatkan lagi, termasuk nantinya terkait anggaran baru," ungkapnya.
Selain itu, hal ini juga berdampak pada susunan panitia besar yang saat ini masih menunggu ditanda tangani oleh Gubernur Jambi. Diberitakan sebelumnya Ia mengatakan saat ini, susuan Panitia Besar (PB) telah disusun dan diberikan ke KONI Provinsi Jambi untuk diteruskan ke Gubernur.
"Masih menunggu Panitia Besar untuk pelaksanaannya. Juga sudah membentuk tim monitoring, untuk melihat persiapan cabor-cabor,” sebut Budi beberapa waktu lalu.
Perhelatan Porprov Jambi ini, dijadwalkan akan dilaksanakan seusai Pilgub 2020 mendatang. Atau tepatnya pada bulan November mendatang.
"Nantinya, tim monitoring ini akan melihat berbagai persiapan mulai dari atlet, pelatih dan jumlah medali yang akan dipertandingkan,” bebernya.
Lanjut Budi Setiawan, nantinya akan ada 30 cabor yang akan dipertandingkan. Sementara tekait venue pertandingan, Budi Setiawan mengatakan, hanya venue arum jeram yang dilaksanakan di luar Kota Jambi. “Ya venue nya seperti tahun sebelumnya. Arum jeram kemungkinan akan dilaksanakan di Bungo atau kabupaten lain," pungkasnya. (ali)