Suhu Tubuh 39°, Batal Bersaksi di Pengadilan

Jumat, 17 April 2020 - 08:15:20 WIB - Dibaca: 837 kali

Salah satu saksi di sebuah sidang kasus penggelapan di PN Jambi batal bersaksi karena suhu tubuhnya tinggi sehingga disarankan pulang dan kesaksiannya dibacakan.
Salah satu saksi di sebuah sidang kasus penggelapan di PN Jambi batal bersaksi karena suhu tubuhnya tinggi sehingga disarankan pulang dan kesaksiannya dibacakan. (Idrus/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI - Suhu tubuh mencapai 39° Seorang saksi korban kasus penggelapan batal memberikan keterangan di persidangan karena mengalami demam tinggi dan Keterangan saksi pun terpaksa di bacakan di hadapan persidangan, Kamis (16/4/2020). 

Seperti terlihat di persidangan dengan terdakwa Helmi, mahelis hakim yang diketuai Arfan Yani meminta jaksa penuntut untuk membacakan keterangan saksi. 

"Karena saksi tidak dapat dihadirkan di persidangan dalam kondisi pemantauan diduga terpapar. Maka keterangan saksi dibacakan," kata ketua majelis hakim Arfan Yani

Setelah melalui persetujuan terdakwa dan penasehat hukumnya, jaksa Dian Susanty pun membacakan keterangan saksi korban dan keterangan tiga saksi lainnya. 

Rosdiana SH, penasehat hukum terdakwa Helmi mengatakan tidak keberatan jika keterangan saksi dibacakan mengingat kondisi saksi yang dalam kondisi tidak memungkinkan untuk hadir di persidangan. 

"Kondisinya panas tinggi dan baru pulang dari Tungkal, jadi keterangannya dibacakan," katanya. 

Jaksa Dian Susanty usai persidangan mengatakan jika empat saksi termasuk satu diantaranya saksi korban sudah datang ke Pengadilan Negeri Jambi. Namun setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, ternyata suhu tubuh Nya 39° akhirnya saksi korban berinisial N tidak diizinkan untuk masuk ke area pengadilan dan diminta untuk pulang. 

"Sudah diperiksa suhu tubuhnya tinggi sampai 39°, akhirnya kita minta pulang. harusnya keterangan saksi tapi karna kondisi tidak memungkinkan maka keterangannya dibacakan," katanya. 

"Setelah kita tanya-tanya memang lagi demam dan baru pulang dari Tungkal," tambah Dian. 

Seperti diketahui Kabupaten Tanjung Jabung Barat masuk dalam zona merah di Jambi setelah satu orang warga dinyatakan positif Covid 19. (cr04)





BERITA BERIKUTNYA