JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN- Gara- gara Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di nilai tidak transparan, kediaman Kades Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir malam ini didatangi puluhan warga.
Salah seorang warga Desa Tanjung Ilir mengatakan pemeritahan Desa tidak transparan terkait dana BLT.
" Masa yang didata sebagai penerima BLT hanya 174 orang," ujarnya dilokasi, sabtu (7/5).
Menurutnya, pembagian BLT tersebut lebih baiknya dibagi rata, karena semua warga terdampak COVID- 19.
" Biar hanya Rp 20 ribu per KK, yang penting rata, karena semuanya terdampak," imbuhnya
Sayangnya hingga berita ini diterbitkan Kades Tanjung Ilir, Jufri belum bisa dimintai tanggapannya.
Pantauan Jambiprima.com dilapangan, puluhan warga masih menunggu didepan rumah Kades untuk mempertanyakan hal terkait pembagian dana BLT tersebut. (Key)