JAMBIPRIMA.COM, MUARA BUNGO- Dikabupaten Bungo, bukan hanya peningkatan status dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat COVID- 19 yang mulai berlaku sejak tanggal 29 Mei hingga 29 JUni 2020 yang perlu diwaspadai, tapi juga penyakit Demam Berdarah (DBD).
Terhitung sejak Januari hingga Mei 2020 angka kasus DBD di Kabupaten Bungo terus meningkat, per Hari ini berjumlah 115 Kasus.
Safaruddin Matondang, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bungo mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Bungo hingga saat ini belum menunjukan angka penurunan.
Oleh karena itu, dirinya meminta warga untuk tetap waspada terhadap potensi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti tersebut, yang tentunya tanpa mengesampingkan bahaya penyakit lain.
" Kasus DBD sampai akhir bulan Mei 2020 sebanyak 115 kasus, sejauh ini tidak ada korban yang meninggal dunia," kata Safaruddin Matondang.
Pada tahun 2020 ini, Kata Safaruddin lagi, dari siklus lima tahunan DBD, ada kekhawatiran kasusnya akan meningkat tajam. Sehingga masyarakat diminta tetap waspada, tapi tidak panik.
Selain mematuhi protokol COVID- 19, dirinya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Bungo untuk bersama- sama dengan Dinas Kesehatan Bungo menekan kasus DBD tersebut. (aIm)
Status Naik Menjadi Tanggap Darurat, Wabup Bungo: Saya Minta Bantuan Sembako Segera Disalurkan
New Normal, Sekda: Kita Intinya siap, Namun Masih Menunggu Regulasi Lebih Lanjut
Antisipasi COVID-19, Pedagang Dan Pengunjung Pasar di Rapid Test
Ini Identitas Pasien Positif Dan Pasien Sembuh COVID-19 Muaro Jambi Terbaru
Pasien 01 Dan 04 Muaro Jambi Dinyatakan Sembuh, Ini Identitasnya
Hasil Swab Negatif, Pasien 02 Asal Kayu Aro Kerinci di Bolehkan Pulang
Alhamdulillah, Pasien Positif COVID-19 Asal Jaluko Muaro Jambi Dinyatakan Sembuh.