JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR - Pekerjaan Pengaspalan di BTN Permata Hijau yang merupakan kegiatan Swakelola Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Tanjabbar dipertanyakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaguar, pasalnya dana yang dipakai untuk swakelola tersebut seharusnya hanya digunakan untuk hal- hal bersifat Urgen pada masa Pandemi ini.
"Swakelola diperuntuk untuk umum, benar, tapi dalam masa Pandemi diperuntuk untuk siap siaga. Seperti jembatan putus saat Pemimpin berkunjung, "kata Abdul Munir, Ketua LSM Jaguar.
Ia mengaku heran dengan kebijakan yang diambil pihak Dinas Perkim.
" Yang dikerjakannya Daerah Bangunan baru, jadi dasar kerusakan dimana, kan bisa di Anggarkan menggunakan APBD dan APBDP," tanya Munir.
Menanggapi hal tersebut, Tim Perencanaan Swakelola Dinas Perkim Tanjabbar, Fadil, beralasan bahwa Pengaspalan tersebut atas dasar pengajuan Masyarakat.
"Swakelola bersifat umum dan tidak terbatas, berdasarkan kerusakan dan permintaan masyarkat dengan proposal yang masuk. Pengaspalan itu dari proposal masuk, ujarnya via WhatsApp, Kamis (18/06/2020). (mr)
Dinsos Batanghari Serahkan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas
Dinsos Batanghari Serahkan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas
Dinsos Batanghari Serahkan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas
Terkait Dana COVID- 19, Dewan di Desak Panggil Bupati Tanjabbar
Warga Rengas Condong Batang Hari Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah