JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR - Kembali ditemukan kasus Anak menderita Gizi Buruk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), tepatnya Gank Delima, RT 18, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir. Anak yang bernama Muhammad Jumadil Ardiansyah, dari ibu Mega Sari Astuti, ini sudah menderita penyakit tersebut selama 9 Tahun.
Awal mula Jumadil, mengalami demam panas yang tinggi pada usia 11 Bulan, dan hingga sekarang kondisinya semakin kritis.
"Sejak umur 11 bulan, anak saya ini awalnya panas tinggi dan terus menderita sakit sampai umurnya 10 tahun saat ini." Ujar ibunya, Mega.
Ia menceritakan, sejak mengalami sakit anaknya sudah sering melakukan perobatan baik itu puskemas maupun berobat kampung, namun sejak dua tahun terakhir ini tidak ada perobatan dikarenakan tidak punya biaya. Kali terakhir, ia mendapat bantuan dari Dinsos pada Tahun 2018 lalu.
"Terakhir dapat bantuan tahun 2018 dari Dinas Sosial sebesar Rp 300.000," Katanya.
Mega, mengungkapkan biaya bantuan untuk perobatan anaknya tidak ada lagi dan telah dihapuskan.
"Kata RT disini data bantuan untuk anak saya ini tidak ada lagi, karena data tersebut sudah dihapuskan dipusat dan diganti dengan bantuan PKH, "ungkapnya.
Meski pemerintah seakan tidak perduli lagi akan kondisinya, Ia sedikit lega dikarenakan ia mendapat perhatian dari Penggiat Sosial.
"Bantuan baru baru ini hanya dari penggiat sosial," Ucapnya dengan nada sedih.
Yang sangat disayangkan peran pemerintah melalui Dinas kesehatan Kabupaten Tanjabbar sejauh ini belum tampak untuk memberikan bantuan. Hal ini juga diakui oleh Mega bahwa dinas kesehatan melalui puskesmas terdekat sejauh ini, baru mengetahui jika anaknya menderita gizi buruk.
"Baru sekali dikasih bantuan berupa Susu sama roti, itu kita didatangi dulu baru dikasih," kata Ibu dua anak ini. (mr)