JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR - Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Tanjab Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait COVID- 19 yang menyerang karyawan PetroChina di gedung Pola Kantor Bupati Tanjabbar, Selasa (28/07).
Informasi yang dihimpun media ini, rakor tersebut digelar untuk menindaklanjuti hasil sidak tim gugus tugas COVID-19 bersama Anggota Dewan komisi ll di BGP Petrochina Jabung pada Senin kemarin.
Sayangnya, hasil Rapat yang dipimpin langsung oleh sekda Tanjabbarat Agus Sanusi yang didampingi staf ahli belum diketahui, karena rapat tersebut digelar tertutup.
Sejumlah Awak Media kecewa, saat Rakor akan dimulai, Pimpinan Rapat (Sekda, red)) mengatakan bahwa rapat dilaksanakan secara tertutup, tidak bisa liput langsung oleh Awak Media dan para awak media diminta meninggalkan ruangan.
“ Mohon maaf kepada rekan-rekan media, untuk rapat ini dilaksanakan tertutup, nanti setelah selesai rapat dipersilahkan konfirmasi,” ujar sekda.
Pantauan media ini Rakor tersebut dihadiri seluruh tim Gugus Tugas COVID- 19 Kabupaten Tanjabbarat. diantaranya, Sekda, Kapolres, Dandim, Dewan komisi ll,pihak PetroChina dan Dinas Kesehatan, Dirut RSUD Daud arif serta OPD terkait. (mr)
Kejari Limpahkan 12 Tahanan Dari Polres ke Lapas Kelas II B Kuala Tungkal
Diskoperindag Laporkan Pangkalan Gas Melon Ke Pertamina, YLKI ; Diskoperindag Jangan Sekedar Surat,
STKIP Muhammadiyah Bungo Gelar Acara Pelepasan Ratusan Mahasiswa Peserta Program KKN
Dituding Tunggu Honor Baru Turun, Ini Kata Kadis Koperindag Tanjabbar
Wabup Tanjabbar Hadiri Rapat Paripurna Pembahasan Empat Ranperda Inisiatif DPRD
Terkait Gas Bersubsidi, YLKI ; Koperindag Jangan Nunggu Ada Honor Baru Turun