JAMBIPRIMA.COM, MUARA BUNGO- Ares Sandra, Ketua Tim Milenial Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Hamas - Apri yang mengatakan Nahdatul Ulama (NU) Kecamatan Pelepat Ilir barang murahan melalui akun facebook (FB) miliknyadi, akhirnya meminta maaf.
Dihadapan Ketua Pengurus Cabanag (PC) Nahdathul Ulama, Bungo H. Ismail Rangkuti, Ares tanpak tertunduk sambil mengucapkan permohonan maaf kepada segenap warga nahdiyyin atas cuitannya di medsos yang di anggap kurang pantas tersebut.
“ Saya Ares Sandra, terkait postingan saya kemarin, selaku warga nahdiyyin, saya meminta maaf atas perbuatan saya yang menimbulkan keresahan ini, karena ini murni masalah di Pelepat Ilir kemarin, saya berharap warga nahdiyyin jangan terpancing dengan hal ini,” ungkap Ares dalam video permintaan maafnya.
Sedangkan H. Ismail Rangkuti mengungkapkan, dengan adanya permohonan maaf yang sudah dilakukan Ares Sandra, Ia menganggap masalah ini telah selesai dan menyatakan dengan tegas bahwasannya NU bukanlah partai politik.
“ Dengan adanya permohonan maaf dari Ares yang meresahkan seluruh warga nahdiyyin, maka permasalahan ini di anggap telah selesai, kemudian yang kedua, kalaupun ada warga NU yang berpolitik itu pribadi mereka, NU bukan partai politik, NU sifatnya netral,” pungkasnya. (tmc)
Evaluasi Izin Perusahaan Menjadi Salah Satu Kesepakatan Aksi Petani di DPRD Jambi
Nomor Urut Paslon Cakada Batang Hari di Tetapkan, Yuninta - Mahdan Nomor Satu
Tiga Paslon Cakada Batang Hari Siap Memenuhi Protokol Kesehatan
Ketua Milenial Hamas - Apri Sebut NU Pelepat Ilir Barang Murahan, Mufit : Mereka Sudah Menghina Kyai