Warga Batang Masumai Keluhkan Pekerjaan Proyek Milik PT APM, Hingga Melebihi Tonase Merusak Jalan

Senin, 02 November 2020 - 09:17:04 WIB - Dibaca: 1858 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Warga Kecamatan Batang Masumai, keluhkan pekerjaan proyek infrastruktur Pulau Layang Nalo, yang dikerjakan PT Azka Putra Merangin (APM). Kekecewaan itu disampaikan melalui grub Batang Masumai.

Hal disampaikan Indra Ayu, tentang keluhannya, meminta kepada Camat Batang Mesumai, beserta seluruh pihak yg berkompeten dalam wilayah Kecamatan Batang Mesumai. 

"Dalam hal ini, kami mohon perhatian  serta tanggapan bapak, mengenai inprastruktur yg ada di tempat kami. Sehubungan dengan adanya proyek apa itu, yang kami tidak tau. yang jelas proyek itu bukan di daerah Batang Masumai, cuma jalan kami yang sudah lama hancur kini bertambah hancur. Kalau ini berlangsung lama,  bukan tidak mungkin jalan kami akan jadi bubur, " tulis Indra.

Selanjutnya, Indra juga menyampaikan bahwa, semua murni keluhan warga di desanya Batang Masumai.

"Sudah banyak kami dengar keluhan dari masyarakat, apa lagi kegiatan mereka dilakukan saat aktivitas masyarakat sedang sibuk, bahkan ada yang kompoi," ungkapnya.

Sebagai masyarakat biasa, masyarakat tidak punya waktu dan keberanian untuk menemui Camat secara langsung.

"Harapan kami melalui media sosial ini, Bapak dapat mendengar aspirasi dan jeritan masyarakat bapak yang sangat mengharap belas. Kalau bukan pada Bapak, pada siapa lagi kami mengadu, kami tidak berharap banyak, cuma mohon agar masyarakat tidak dirugikan. Jangan sampai kesabaran masyarakat habis," tambahnya lagi.

Selain itu, ada juga masyarakat Pulau Baru, Ucok, menyampaikan keluhan warganya kepada awak media.

"Masyarakat sudah mengeluh dengan kondisi jalan, bukan malah bagus jalan Batang Masumai, tapi malah hancur jadi bubur, "ungkap Ucok.

Bahkan, masyarakat Pulau Baru bergoto royong untuk memperbaiki jalan yang rusak ulah dari pekerjaan proyek dari Pulau Layang dan Nalo.

"Kami sekarang gotong royong benar jalan, ini mobil sudah melebihi tonnase," tutup ucok.(lan)





BERITA BERIKUTNYA