JAMBIPRIMA.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA bukan kitab suci. Survei itu dianggapnya masih bisa salah.
Saya yakin Pak Denny JA memahami survei beliau bukan lah kitab suci, karena dia sudah mengalami sendiri bagaimana kadang-kadang surveinya tidak akurat," kata Hidayat di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 13 September 2018 silam.
Dikutip dari tempo.co, Hidayat mengatakan, hasil survei LSI Denny JA sudah tiga kali tidak akurat pada pemilihan kepala daerah serentak. Ia menyebutkan di antaranya pada Pilgub DKI 2017, Pilgub Jawa Barat 2018, dan Pilgub Jawa Tengah 2018. Karena itu, Hidayat mengatakan partainya hanya menganggap survei LSI Denny JA kali ini sebagai masukan saja.
"Jelas ini bagian dari masukan tanpa harus alergi dan melebih-lebihkan. Ini adalah satu masukan bagi parpol dan kadidat juga bagi rakyat Indonesia, mengingat ini hanya survei yang bisa salah bisa benar," ujarnya. (*)