JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Terkait Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU), No 24-366-72 mengisi BBM subsidi ke dalam Jerigen yang kiat mencuat atas beberapa media pagi ini, Manager SPBU No 24-366-72 angkat bicara.
Meneger SPBU, Umar Dani saat dikonfirmasi melalui whatsapp menuturkan, pengisian BBM subsidi ke dalam jerigen itu tidak benar, kita bekerja sesuai SOP.
“Kami bekerja sesuai SOP bang, semenjak ada teguran dari pertamina operator kami tidak berani mengisi premium dalam jerigen, dan ada tertuang surat perjanjian dari pihak pertamina,” ucap Umar Dani selaku Mengger SPBU
Di katakan Umar, semenjak ada teguran dari pertamina, SPBU kami tidak perna lagi isi BBM premium subsidi ke dalam jerigen.
“ Kami tidak perna lagi isi BBM premium ke dalam jerigen, semenjak ada teguran dari pihak Pertamina,” katanya.
Di tempat terpisah, salah satu warga menyebutkan, operasi melansir minyak sering terjadi disini, kadang menggunakan jerigen 10 Liter, dan ada juga yang lebih 10 liter. Minyak yang sudah dilansir ditumpukan di belakang toko depan POM.
“Operasi melansir minyak disini sering terjadi, kadang mengisi minyak menggunakan jerigen 10 liter, Kadang Lebih besar dari 10 liter, minyak yang sudah di lansir ditumpukan di belakang toko depan POM tuh bang,” Ujuarnya sumber.
Dikatan sumber dirahasiakan, penumpukan itu sudah melebihi bang, kalau sebatas 1 jerigen apa 2 jerigen mungkin wajar, ini melebihi 10 jerigen, kadang dari bahar datang sampe 2 ton beli minyak di sini, belum lagi yang lain.
“Penimbunan minyak di sini sudah melebihi batas bang, kalau sebatas 1 jerigen masih mendingan, ini sudah melebihi 10 jerigen yang berisi minyak bensin, belum lagi yang dari bahar, kadang sampe 2 ton beli bensin di sini, belum lagi yang lain dugaan kami banyak mafia yang bermain minyak di sini,” pungkasnya. (indra)