JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Sebanyak 5.976 Kelompok Penyelenggara Pungutan Suara (KPPS), menerima Vitamin HB-Vit dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Rabu (20/01).
Vitamin HB-Vit yang dipergunakan untuk memperkuat daya tahan tubuh, untuk sejumlah KPPS di Batanghari disinyalir tidak sesuai asas manfaatnya. Dilansir dari akun goggle klikdokter.com, Vitamin HB- Vit Suplemen dengan kandungan zat besi dan multivitamin yang digunakan dalam pengobatan anemia. Vitamin HB-Vit juga mengandung betakaroten yang digunakan sebagai antioksidan, sehingga mengurangi risiko kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Vitamin HB-Vit, digunakan sebagai suplemen untuk pasien anemia, ibu hamil dan menyusui yang mengalami anemia, serta mengurangi resiko kecacatan pada janin.
Muhammad Asfihani, SE. ME., saat dikonfirmasih di ruangan mengatakan, Vitamin HB-Vit yang diberi KPPS tidak masalah untuk kegunaannya.
“Ibu hamil saja bisa komsumsi vitamin itu, apa lagi kita yang tidak hamil, yang jelas vitamin itu tidak masalah digunakan KPPS,” Ucap Sekretaris KPU Batanghari.
Dikatakan Asfihani, angaran yang dikucurkan untuk pembelian suplemen seperti Antangin cair dan tablet, dan madu sachet sebayak Rp168.000.000 rupiah, sedangkan untuk pembelian vitamin HB-Vit berjumlah Rp143.313.600 rupiah.
“168 juta dipergunakan untuk pembelian antangin sachet dan tablet dan masu sachet, sedangkan untuk pembelian vitamin HB-Vit berjumalah 143 juta rupaiah,” Imbuhnya.
Sementara itu, ketua KPU Batanghari, A Kadir saat ditemui mengatakan, masalah suplemen tanyakan saja langsung Sekretaris KPU.
“Kalian tanyakan saja langsung sama Pak Sek, karna dia yang megang kuasa pagu Anggarannya,” Pungkasnya (indra)
Sekda Buka Konsultasi KLHS RPJMD, Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Meringankan Beban Masyarakat, Pemerintah Batanghari Salurkan Bermacam Bantuan
Hadiri Penyerahan Bantuan OJK Jambi ke IAI, Ini Kata Bupati Tebo
Diduga KPU Batanghari Suplay Suplemen Murah ke Sejumlah KPPS
Ini Jumlah Kerugian dan Penyebab Rumah Warga Penapalan Yang Terbakar