JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Infrastruktur jalan merupakan Sarana penting bagi masyarakat dari berbagai aspek kehidupan, di antaranya di sektor pendidikan di Batanghari.
Namun, pembangunan infrastruktur jalan tersebut belum sepenuhnya menjangkau ke kawasan gedung sekolah yang berada di pelosok- pelosok daerah yang berakibat dapat menghambat kelancaran aktivitas pelajar menuju sekolah, salah satunya di SMPN 21 Batanghari, yang berada Kecamatan Muara Bulian.
Pantauan media ini, kondisi Jalan menuju SMPN 21 Batanghari kondisinya sudah rusak berat, dibadan jalan banyak lobang menganga, menjadi genangan air yang kotor dan berlumpur saat musim hujan sehingga sulit ditempuh.
Terkait hal ini, Kepsek SMPN 21 Batanghari, Abdul Kadir berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari dapat memprioritaskan pembangunan jalan lorong SMPN 21, karena pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan warga setempat untuk pengusulan pembangunan infrastruktur jalan sekolah tersebut.
" Kita benar benar berharap agar Pemkab Batanghari dapat mengakomodir pembangunan infrastruktur jalan yang menuju gedung sekolah kita," ungkapnya, Rabu (17/2).
Dijelaskan Kadir, ketika musim hujan datang, jalan menuju sekolah penuh dengan genangan air dan lumpur.
" Apa lagi saat ini curah hujan sangat tinggi, kasihan peserta didik kita dan warga di sini, yang terpaksa melewati jalan yang kotor dan berlumpur," katanya lagi. (indra)
Terapkan Protokol Kesehatan, Pon-Pes Depati Agung Exis Belajar-Mengajar Walau Situasi Covid-19
Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi, SDN 61 Kasang Pudak Tunggu Instruksi Dinas
Ikut Seleksi PPPK, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi Para Guru Honorer
Resmi Hadir di Jambi, Institute Pelita Raya Siap Menerima Mahasiswa Baru