Waspada Makanan Kekinian Dapat Memicu Kanker

Minggu, 07 Maret 2021 - 06:24:29 WIB - Dibaca: 3703 kali

()

Oleh : Hibah Hidayah

DI INDONESIA, banyak sekali jenis makanan yang populer, contohnya saja dessert box, siapa coba yang tidak tahu dengan dessert box. Makanan ini sangat digemari di kalangan anak muda khususnya yang menyukai makanan manis, dan memang makanan ini sangat lezat dengan berbagai perpaduan bahan.

Dessert box merupakan makanan penutup berupa kue, yang ada di dalam kotak bening. Biasanya makanan ini terdiri dari beberapa lapisan seperti kue sponge, krim, saus coklat, dan lain sebagainya. Untuk membuatnya kita membutuhkan tepung, gula, telur, mentega,  susu kental manis, susu bubuk, whiping cream, coklat batang dan keju. 

Dessert box ini juga memiliki beberapa varian rasa seperti tiramisu, red velvet, oreo, keju dan masih banyak lagi.

Nah yang jadi pertanyaan, kenapa dessert box dapat memicu kanker?

Permasalahan tersebut ada di whipped crem, karena harga whipped cream terbilang cukup mahal, banyak sekali oknum penjual dessert box yang membuat whipped cream menggunakan tambahan pengemulsi demi memperoleh keuntungan lebih banyak. Ya, memang membuat whipped cream sendiri dengan tambahan pengemulsi akan mengeluarkan biaya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan membeli whipped crem di toko. 

Dengan menggunakan 4 bahan seperti susu kental manis, susu bubuk, es batu dan pengemulsi, kita bisa membuat whipped cream dengan mudah, tetapi kita juga harus tau bahaya penggunaan pengemulsi tersebut. Padahal membuat whipped cream dengan mentega atau putih telur jauh lebih enak dan aman dikonsumsi.

Laman alodokter.com menuliskan,  di Indonesia terdapat 3 jenis pengemulsi kue yang sering digunakan, yaitu SP, TBM dan ovalet. SP mengandung Ryoto ester (gula ester) yang merupakan asam lemak, seperti asam stearat, palmitat dan oleat. SP dapat berasal dari hewan ataupun tumbuhan.

Sementara itu, TBM mengandung monogliserida dan digliserida (MG/DG) . MG atau DG berasal dari bahan-bahan yang berasal dari hewan atau pun tanaman ataupun campuran keduanya. Sedangkan ovalet mengandung turunan asam lemak yang dapat berasal dari hewan atau tumbuhan. Ketiga bahan tersebut dapat memicu pertumbuhan sel kanker di usus dan saluran cerna lainnya. 

Selain itu, juga dapat menyebabkan terjadinya reaksi peradangan. Baik jika dikonsumsi setelah dimasak ataupun sebelum dimasak sama saja. Sebaiknya hindari penggunaan ketiga bahan tersebut dan gunakan bahan alami sebagai penggantinya.

Sudah jelas ya bun, yang di tuliskan laman alodokter.com tersebut, bahwa kita sebaiknya menghindari atau mengurangi penggunaan pengemulsi untuk campuran bahan membuat kue ataupun krim, jika ingin kue itu memiliki tekstur yang lembut dan mengembang dengan cantik, Bunda bisa memberikan sedikit pengemulsi dan tambahan telur.

Tetapi yang perlu Bunda ingat, kita tidak boleh menggunakan elmusifier terlalu banyak dan mengonsumsi makanan yang mengandung elmusifier secara berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Tak hanya itu, laman kompas.com menuliskan gula dalam dessert box kekinian, yang banyak diedarkan di masyarakat hari ini keberadaannya tersembunyi atau disebut Inge sebagai hidden sugar, sehingga membuat konsumen tidak menyadari bahwa ternyata ia sudah banyak mengonsumsi gula.

"Jadi kita enggak tahu kan berapa jumlah gula yang sudah kita konsumsi. Itu akan terbentuk kegemukan. Sesudah kegemukan, mulailah dengan penyakit yang lainnya," jelas Inge.

Makanan yang mengandung banyak gula dapat berisiko pada kegemukan. Mengapa demikian? Karena jika seseorang mengonsumsi gula yang tak terkontrol lagi, itu akan banyak kalori yang tersimpan dalam bentuk lemak di tubuh.

Jadi jika ingin menjaga kesehatan kita, kita juga perlu memperhatikan makanan yang kita konsumsi, makanan itu haruslah menyehatkan dan yang pasti harus seimbang, seperti ada protein, karbo, lemak dan ada seratnya. Disamping menjaga pola makan, harus diiringi dengan berolahraga. Tetap menjaga kesehatan ya Bun.

Penulis : Hibah Hidayah, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UNJA





BERITA BERIKUTNYA