JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Bupati Merangin Mashuri Apresiasi Tim Gabungan Polri-TNI, BKSDA dan Kehutanan cepat tanggap penanganan Harimau yang sempat menerkam tiga Warga Kecamatan Renah Pembarap.
Sebelumnya sempat menjadi keresahan warga Air Batu, Marus Jaya Guguk hingga menewaskan dua korban Abu Bakar dan Sidin.
Terkait penangkapan Harimau itu, Bupati Merangin H Mashuri mengapresiasi Tim Gabungan BKSDA Jambi, TNI, Polri, dan Polsek Sungai Manau.
"Saya mengapresiasi gerak cepat Tim BKSDA Jambi, TNI, Polri, yang sudah memasang perangkap Harimau. Sehingga Harimau berhasil masuk perangkap itu,"kata Bupati Merangin Mashuri.
Bupati juga menghimbau, meskipun sudah tertangkap warga tetap harus waspada untuk beraktifitas di kebun.
"Tetap waspada kalau beraktifitas keluar, kekebun, jangan sendirian ajak teman dan keluarga,"ujar Bupati Merangin Mashuri.
Seperti diketahui sebelumnya, Tim Gabungan POLRI, TNI, BKSDA, dipimpin Kapolsek Sungai Manau IPTU Mulyono, melakukan pemasangan Perangkat.
Selanjutnya pada Pukul 11.00 Wib, Team bergerak ke Lokasi Pertama di Desa Guguk untuk melakukan Pemasangan Perangkap Harimau.
Pada Pukul 12.30 Wib. Saat Team bergerak ke Lokasi ke Dua Desa Marus Jaya untuk mengecek Lokasi Perangkap Harimau perangkap itu masih kosong.
Setelah dilihat Pada Pukul 15.15 Wib, team bergerak ke Lokasi yang ke Tiga di Desa Air Batu team menemukan salah satu perangkap didapati pintunya sudah dalam keadaan tertutup.
Setelah didekati, ternyata didalamnya ada seekor Harimau. diduga Harimau itu yang menerkam Warga. Selanjutnya,
Pada Pukul 17.20 Wib, Team melakukan Evakuasi dengan membawa perangkap Harimau keluar dari hutan. Kemudian team BKSDA Jambi membawa Harimau Sumatera ke Kota Jambi untuk di rawat dan dicek kondisi Kesehatannya. (lan)