Diduga Tanpa Izin

Pengolahan Kayu di Wilayah Sungaigelam Dipasang Garis Polisi

Selasa, 30 November 2021 - 19:25:11 WIB - Dibaca: 436 kali

Foto: istimewa
Foto: istimewa ()

JAMBIPRIMA.COM, MUAROJAMBI  -  Enam Tempat pengolahan kayu (Sarkel)  diduga tanpa izin di wilayah hukum Sungaigelam di beri garis Polisi.

"Polsek Sungaigelam telah memberi garis polisi pada Enam tempat lokasi pengolahan kayu yang diduga tanpa izin" kata Kasi Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi saat dikonfirmasi diruangannya, Selasa (30/11/21)

Kegiatan penyegelan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sungaigelam, IPDA Yohanes Candra P.SE bersama personil pada hari Rabu (24/11/21).

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sungaigelam menemukan Enam tempat pengolahan kayu tanpa izin, karena belum pemilik tempat pengolahan kayu belum bisa menunjukkan izin. Untuk kegiatan pengolahan kayu diberhentikan dan diberi garis polisi.

Polsek sungai Gelam menemukan sebanyak (6) enam tempat berbeda Lokasi pengolahan Kayu yaitu 2 unit Sarkel milik inisial (A) di RT 10 Desa Tangkit, inisial (M) di RT 21 Desa Kebon IX, inisial (K) di RT 01 Desa, inisial (E) di RT 10 Desa Tangkit, inisial (P) di RT 04 Desa  Sungaigelam dan inisial (S) di RT 20 Desa Tangkit.

"Enam tempat pengolahan kayu tersebut diduga tidak memiliki izin, untuk proses selanjutnya Polsek Sungaigelam telah mengirim surat dan memanggil para pemilik tempat pengolahan kayu ke Polsek untuk di mintakan keterangan lebih lanjut."tutup AKP Amradi Kasi Humas Polres Muaro Jambi. (sbh)





BERITA BERIKUTNYA