Vaksinasi Jadi Syarat Pelayanan Publik di Kerinci

Rabu, 08 Desember 2021 - 17:45:13 WIB - Dibaca: 1663 kali

Foto: istimewa
Foto: istimewa ()

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci, akan memberlakukan syarat sudah vaksinasi untuk pelayanan publik di kabupaten Kerinci. Hal tersebut untuk meningkatkan angka vaksin di Kerinci. 

Data Vaksinasi untuk kabupaten Kerinci per tanggal 06 Desember 2021 realisasi vaksinasi pertama sudah mencapai 50 % , dan vaksinasi kedua sudah mencapai 30 %  dari target sasaran sebanyak 100%.

Namun, untuk meningkatkan angka vaksinasi di kabupaten Kerinci, akan diberlakukan syarat sudah divaksin untuk Pelayanan Publik.

Sekda Kerinci, Zainal Efendi, mengatakan untuk Terkait dengan pemberlakuan kebijakan ini, kami telah menyampaikan melalui surat edaran Bupati Kerinci.

"Ketentuan ini akan ditindaklanjuti dengan diberlakukan mulai dari pemberian pelayanan publik ditingkat kabupaten, kecamatan hingga ketingkat desa,jelasnya.

Sekda Zainal juga menegaskan, untuk mengejar target reaslisasi vaksin yang ditentukan secara Nasional, perlu kerjasama yang baik antara semua stakeholder, terutama kerjasama dengan Pemerintah Desa.

Mengingat setiap desa sudah memiliki Tim Satgas Covid-19 yang bisa membantu Pemerintah Daerah, untuk melakukan pendataan terhadap siapa saja warga yang telah divaksin.

"Dengan adanya data yang jelas, dapat memudahkan petugas untuk melakukan percepatan vaksinasi secara door to door kepada masyarakat,"tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermedizal, menambahkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kerinci saat ini Nihil, meski nihil namun saat ini Kabupaten Kerinci masih ditetapkan sebagai daerah dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Karena capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kerinci masih rendah, maka Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan Kabupaten Kerinci berada pada PPKM level 3,"ujarnya. 

Menurut data capaian vaksinasi per tanggal 06 Desember 2021 realisasi vaksinasi pertama sudah mencapai 50 % , dan vaksinasi kedua sudah mencapai 30 %  dari target sasaran sebanyak 100%. (Bdu)





BERITA BERIKUTNYA