JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Sistem belajar mengajar yang berada di Sekolah Dasar Negeri 29/1 Desa terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari Jambi, Sungguh memprihatinkan.(13/12/21)
Sekolah yang notabennya adalah kampung halaman Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arif tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk kegiatan belajar mengajar.
Bahkan, dari empat puluh siswa kelas enam tersebut, sebagian siswa yang harus belajar di dalam mushollah.
Subron A.Ma. Pd wakil kepala sekolah saat di konfirmasi membenarkan bahwa hingga saat ini siswa dan siswinya terpaksa belajar di ruangan musholla.
" Kasian anak didik kami, harus belajar di ruangan yang kecil," Ucapnya
Dikatakan wakil kepala sekolah, tidak hanya belajar di mushola saja, siswa dan siswi juga terpaksa belajar mengajar di perpustakaan.
" Tidak di musholla saja, di ruangan perpustakaan terpakai juga untuk kegiatan mengajar, bahakan peristiwa ini terjadi Hampir 7 tahun, yang di musholla baru 2 tahun," Ujuarnya
Ia berharap kepada pemerintah Batanghari, agar segera di bangun ruang kelas baru, sebab saat ini situasi dan kondisi untuk belajar mengajar tidak efektif.
" Saya berharap, dari pemerintah Batanghari, agar segera di bangun ruang kelas yang baru untuk SDN 29/1 Terusan, kasian lihat siswa siswi saat belajar, merasa kesepitan dan kepanasan ketika belajar." Pungkasnya (Indra)
Siswi yang Ditolak Ujian Lantaran SPP, Kini Telah Dilunasi Fasha
Kepala Sekolah dan Guru Bersama Paguyuban Orang Tua Bersinergi
Kompak, Para Ketua DPC Berharap Nasdem Merangin di Nahkodai Muhammad Yani
Bupati Cek Endra Lantik Kepsek dan Penilik SD dan SMP se- Sarolangun
Terkendala Biaya, Gadis Yatim Ini Urungkan Niatnya Kuliah di UIN STS Jambi
Sudah Tersedia Dana BOS, SDN 85/1 Sumber Rejo Suruh Wali Murid Fotokopi Buku Pelajaran