Harga Cabai Naik, Pasokan Jadi Persoalan

Jumat, 11 Maret 2022 - 10:12:01 WIB - Dibaca: 2225 kali

Foto: net
Foto: net ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi kembali melambung. Kemarin (10/3) harga cabai merah keriting mencapai Rp 60 ribu per kg. Hal tersebut terpantau di pasar Angsoduo Kota Jambi.

Salah satu pedagang cabai di pasar Angso Duo, Bagas mengatakan, naiknya harga cabai sudah terjadi sejak dua hari belakangan. Faktor naiknya harga cabai tersebut karena kurangnya pasokan.

“Hari ini (kemarin, red) Rp 55-60 ribu per kg. Dua hari sebelumnya kisaran Rp 40 ribu per kg untuk cabai merah keriting,” kata Bagas, kemarin (10/3).

Selain cabai merah keriting, cabai rawit setan juga melonjak naik. Dari sebelumnya kisaran Rp 50 ribu per kg, kemarin (10/3) sudah naik menjadi Rp 65-70 ribu per kg.

“Peresediaan menipis, pasokan kurang. Cabai kita ini kan dipasok dari daerah luar,” imbuhnya.

Sementara di pasar tradisonal dadakan dan warung sayur, harga cabai merah keriting mencapai Rp 70 ribu per kg. Kondisi ini tentunya menjadi keluhan para ibu rumah tangga. Ditengah ekonomi yang masih terpuruk, harga bahan justru melambung tinggi.

“Sudah cabai naik, minyak goreng susah. Jadi serba susah. Sembako ini terus naik, bergantian. Kadang telur, kadang ayam, kadang cabai yang naik. Makin sulit ekonomi, makin tinggi harga sembako,” kata Rina, Pembeli Cabai di Angso Duo.

Dengan kondisi saat ini sebut Rina, Ia bersiasat mengurangi belanjanya.

“Kalau mahal gini, biasa kita beli cabai setengah kilo, sekarang terpaksa kita kurangi lah jadi beli 250 g. Kalau tidak begitu tidak bisa belanja lainnya,” sebutnya.

Rina sangat mengaharapkan, harga kebuthan pokok ini bisa segera stabil. Tidak lagi melambung. Telebih tinggal hitungan hari memasuki bulan suci Ramadan.

“Jangan menjelang puasa semua barang serba naik,” pungkasnya. (CR01)





BERITA BERIKUTNYA