JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI- Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Jambi meresmikan Depo Arsip yang baru saja rampung beberapa waktu lalu, Rabu (30/3). Peresmian langsung dilakukan oleh Wakil Walikota Jambi, Maulana, dihadiri oleh Anak Agung Gede Sumardika dan Gusti Made Trisetya Putra dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Turut hadir Sekda Kota Jambi, A Ridwan, Kepala Dinas DPK kota Jambi, Arzhi Effendi, kepala OPD dan lainnya.
Peresmian ditandai dengan digelarnya pemotongan pita di depan pintu gedung Depo Arsip tersebut. Kegiatan juga dirangkai dengan sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan kemudian bisa diakses oleh publik secara online melalui website JIKN (JARINGAN INFORMASI KEARSIPAN NASIONAL) dengan menghadirkan narasumber dari ANRI. Serta Bedah buku Potret Kota Jambi dalam lintas sejarah dg narasumber Penulis dari UNBARI (Fakultas FKIP jurusan sejarah).
Ketika peresmian, Maulana mengatakan depo arsip tersebut bisa terlaksana dengan baik diusia Kota Jambi yang sudah berusi 75 tahun ini, tentu banyak sekali dokumen-dokumen yang berserakan yang harus dikumpulkan dalam Depo arsip sesuai dengan standar Arsip Nasional Republik Indonesia.
“Mudah-mudahan arsip-arsip pemerintah kota bisa disimpan di sini, Apalagi arsip bersejarah kemudian yang seharusnya disimpan dengan baik, mudah-mudahan dengan hadirnya Depo arsip ini bisa lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
Kata Maulana, arsip menjadi sangat penting untuk menyimpan dokumen-dokumen lama. "Sejak Wali Kota Jambi yang pertama, itu sudah dibukukan. Jadi ini bisa menambah literasi bagi masyarakat. Kota Jambi juga sudah mendapat berbagai macam penghargaan dari Arsip dan Perpustakaan nasional. Mudah-mudahan dengan adanya gedung ini, penataan arsip menjadi lebih baik," katanya.
Kedepan, program pemerintah Kota Jambi adalah meningkatkan pemahaman kearsiapn hingga skala rumah tangga. Sebab arsip menjadi penting baik bagi, individu, dunia usaha, apalagi pemerintah.
Sementara itu, Kepala DPK Kota Jambi, Arzhi Effendi mengatakan, maksud dilaksanakan pembangunan gedung depo arsip dan ruang layanan informasi kearsipan fasilitas/sarana dan prasarana kearsipan di Lembaga Kearsipan Daerah Kota Jambi, adalah tersedianya tempat penyimpanan arsip dalam rangka mewujudkan penyelematan arsip khususnya arsip statis, sedangkan tujuan layanan informasi kearsipan adalah untuk memberi informasi kearsipan bagi masyarakat maupun peneliti.
JIKN yang merupakan sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan informasi arsip dinamis dan statis secara nasional memiliki tujuan mewujudkan layanan arsip dinamis dan statis sebagai memori kolektif Bangsa Indonesia secara lengkap, cepat, tepat, mudah dan murah. Untuk menyajikan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan kepada publik.
"Sosialisasi SIKN Kota Jambi, dimaksudkan untuk memberikan informasi yang autentik dan utuh, dalam mewujudkan arsip sebagai tulang penyelenggaraan Negara, memori kolektif bangsa, dan simpul pemersatu bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Sementara dilaksanakannya bedah buku atau peluncuran buku "Potret Kota Jambi Dalam Lintas Sejarah", dalam rangka memberikan informasi yang otentik tentang Kota Jambi dari masa ke masa. (CR01)