JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi tahun 2022-2023 telah mengajukan city gas ke Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebanyak 50 ribu sambungan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan kuota yang didapatkan.
"Awal tahun kemarin sudah ada koordinasi yang dipimpin oleh wakil walikota. Biasanya setiap tahun dapat, tapi tahun ini belum ada kejelasan," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Jambi, Boy Evridal Asri.
Kata dia, usulan Pemkot Jambi itu masih dipertimbangkan. "Infonya pusat sedang mengutamakan pembangunan di daerah-daerah yang tertunda akibat Covid-19," katanya.
Dikatakan Boy, total saat ini jaringan city gas yang sudah terpasang sebanyak kurang lebih 13.000 sambungan. Namun dari jumlah itu, ada 1.500 sambungan yang belum dapat dinikmati masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap kepada pengelola city gas di Kota Jambi bisa memperbaiki jaringan yang belum aktif tersebut.
"Katanya itu masalah turbin tidak kuat untuk mendorong, informasinya awal 2022 sudah di ganti," katanya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan saat ini ada beberapa Jargas di kawasan Kecamatan Jambi Selatan yang belum dapat dirasakan dengan maksimal.
“Saya dan pak Walikota, tetap memberikan perhatian khusus. Mengenai itu, kita sudah berkomunikasi dengan Kementerian ESDM agar dapat memberikan solusi atas hal tersebut,” pungkasnya. (Ahmad)
Persoalan Banjir di Kota Jambi, Belum Ada Kepastian Anggaran dari Pemprov dan BWSS VI
SPBE, Strategi untuk Mempermudahkan Layanan Informasi Publik
Nama Lelang Jabatan Telah Diumumkan BKPSDM Kerinci, Ini Tahapannya
PTPN VI Kerja Sama dengan Pemprov Jambi dalam Pengembangan SDM Daerah
Sambut Tahun Baru Islam, Festival Kompangan Rebana di Sungaibengkal Dibuka
Pajak Reklame Baru Terealisasi Rp6,3 Miliar, Nella: Banyak Iklan Politik Tak Berbayar