Fasha Perintahkan Satpol PP Kota Jambi Monitor Gudang Minyak Ilegal

Kamis, 18 Agustus 2022 - 12:33:16 WIB - Dibaca: 1438 kali

Petugas pasang segel di Gudang minyak ilegal
Petugas pasang segel di Gudang minyak ilegal (Humas Kota Jambi )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Wali Kota Jambi, Syarif Fasha meminta aparat penegak hukum bertindak tegas. Hal itu disampaikannya pasca terbakarnya gudang minyak illegal di Jalan Lingkar Barat RT 71, Kelurahan Kenalibesar, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi.

Dia menyebutkan, telah menginstruksikan Satpol PP dan tim untuk melihat kembali perizinan gudang-gudang yang ada di Kota Jambi.

“Saya juga minta bantu, baik masyarakat atau media, jika merasa ada melihat gudang yang mencurigakan laporkan ke kami,” kata Fasha.

Kata dia, banyaknya masyarakat yang memilih memposting terlebih dahulu informasi adanya kecurigaan gudang ilegal di media sosial, membuat pelaku memilih menghilangkan barang bukti terlebih dahulu.

“Saya sudah perintahkan Satpol PP, jika ternyata ada penyalahgunaan perizinan atau tidak ada izin sama sekali segel dan dibongkar, karena tidak punya izin,” tegas Fasha, Rabu (17/8).

Lanjut Fasha, selaras dengan hal itu, saat ini pihak Kepolisian di Kota Jambi tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Kita harap Pak Kapolda bisa mengungkap hal ini. Baik terkait minyak oplosan sumber dari mana dan dijual ke mana,” harapnya.

Fasha bahkan menyebutkan, mungkin saat ini masih ada mafia-mafia minyak, khususnya di Kota Jambi.

Untuk itu, ia meminta agar aparat penegak hukum bisa mengungkap hal ini dan menjadi pembelajaran bagi pemain minyak khususnya di Kota Jambi.

“Kalau Pemkot tidak merasa dirugikan , itu bukan sumber PAD. Cuma masalah keamanan masyarakat, terkait dengan jaminan hasil oplosan ini juga apakah layak dikomsumsi kendaraan atau tidak,” jelasnya.

Pihaknya pun telah membentuk Tim Satgas penanganan yang berkaitan dengan aktifitas ilegal di Kota Jambi, dan akan diaktifkan kembali.

“Tidak dibenarkan gudang minyak ada di kota Jambi. Hanya kadang kala, ada kamuflase. Di depannya gedung, belakangnya baru gudang,” ujarnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA