Pemkot Jambi Siapkan Anggaran Rp9,8 Miliar untuk Rehab 13 Sekolah

Jumat, 02 September 2022 - 11:53:16 WIB - Dibaca: 1317 kali

Sekolah di kota Jambi
Sekolah di kota Jambi (Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,  JAMBI- Pemerintah Kota Jambi tahun ini bakal merehab sebanyak 13 sekolah dasar negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp9,8 miliar untuk merehab sekolah tersebut, yang dialokasikan dari dana APBD Kota Jambi Tahun 2022.

"Untuk rehab sekolah ini ada dua macam anggaran, baik dari APBD maupun dari dana alokasi khusus (DAK) yang dikelola oleh dinas pendidikan. khusus yang ditangani oleh dinas PUPR yaitu yang didanai dari dana APBD," kata Kabid Cipta Karya, Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, Kamis (1/9).

Kata dia, beberapa sekolah dasar yang memiliki bangunan non permanen akan dipermanenkan tahun ini. Diantaranya adalah SDN 193, SDN 163 dan SDN 68. Sementara untuk rehab ringan diantaranya adalah SMP Negeri 10 dan SMP Negeri 26 Kota Jambi. 

"Sisanya rehab sekolah SD. Ada pergantian atap, dan lain -lain," ujarnya.

Kata Momon, SDN 164, Kasang yang terbakar beberapa waktu lalu, pembangunannya akan dibangun tahun depan. Tahun ini Pemerintah Kota Jambi hanya menyiapkan anggaran perencanaan pada APBD perubahan 2022. 

"Tahun depan kita juga masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk menindaklanjuti 6 (enam) sekolah SD yang masih berbahan kayu. Tahun depan itu akan kita permanenkan. Jadi ke depan tidak ada lagi sekolah non permanen di kota Jambi. Kita masih butuh sekitar Rp9 miliar lagi tahun depan, termasuk lanjutan di SDN 193 dan SDN 163," katanya.

Sebelumnya Ketua Komisi 4 DPRD kota Jambi, Jefrizen mengatakan pemerintah harus serius dalam menata sarana dan prasarana sekolah. Dia mengharapkan fasilitas sekolah harus memiliki kualitas yang baik, sehingga anak didik bisa belajar dengan nyaman. 

"Pengawasan pada pekerjaan sangat penting, agar tidak asal-asalan," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Abshor Hasibuan mengatakan selain bangunan gedung yang memadai, sekolah harus memiliki jaringan tekhnlogi informasi yang baik. Hal ini agar anak didik di kota Jambi tidak ketinggalan terhadap kemajuan jaman. Proses pembelajaran juga harus menyesuaikan dengan teknologi informasi, sehingga sarana prasarananya harus dibenahi dengan baik.

"Bangunan untuk pendidikan harus representatif, sehingga anak-anak sekolah itu nyaman. Kalau sudah nyaman, tentu suasana untuk belajar itu menjadi lebih giat lagi," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA