JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menyiapkan dua kapal pembersih dengan masing-masing tiga petugas untuk melakukan pembersihan rutin pada kawasan Danau Sipin. Petugas kebersihan harus bekerja keras untuk membersihkan tumbuhan eceng gondok dan kiambang yang memenuhi Danau Sipin, Senin (5/9).
Tumbuhan eceng gondok dan kiambang tersebut tampak memenuhi dan mengotori Danau Sipin pada Minggu, (4/9).
Dampaknya, aktivitas dipusat wisata unggulan Kota Jambi itu terganggu. Sebab tumbuhan eceng gondok dan kiambang memenuhi hampir dari setengah luasan Danau Sipin.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Dr Ardi saat dikonfirmasi mengatakan, petugasnya rutin melakukan pembersihan Danau Sipin.
Memang pada hari Minggu (4/9), tumbuhan eceng gondok dan kiambang cukup banyak dan memenuhi Danau Sipin, sehingga perlu pembersihan ekstra dilakukan petugas.
"Kalau belum selesai satu hari, kita lanjut lagi hari berikutnya. Yang jelas sampai benar-benar bersih," kata Ardi.
Ardi mengungkapkan, tumbuhan eceng gondok dan kimbang yang dibersihkan itu diangkat ke daratan Danau Sipin. Ada satu truk angkutan dengan 12 petugas yang sudah disiapkan untuk mengangkutnya.
"Itu diolah menjadi kompos," ujar Ardi.
Pengolahan kompos tersebut kata Ardi, dilakukan ditempat pengolahan sampah, yakni di TPS 3 R yang ada di kawasan Danau Sipin.
"Dari jumlah empat ton enceng gondok dan kiambang yang diolah tersebut bisa menjadi setengah ton kompos. Itu perbandingannya," pungkas Ardi. (Ahmad)
Serahkan 6 Unit Kendaraan Operasional ke Satpol PP, Maulan: Gudang Ilegal Harus Diawasi
Buka Lomba Drumband Tingkat SD dan SMP, Ini Harapan Wako Ahmadi
Angkot di Kota Jambi Bakal Diremajakan, Pemkot Tengah Godok Kebijakan Subsidi dan Penyertaan Modal
Danau Sipin Dipenuhi Enceng Gondok dan Kiambang, Wisata Air Terganggu
Longsor di Jalan Kerinci-Merangin, Kapolres Merangin: Jalan Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
Jalan Kerinci-Merangin Diterjang Longsor, Kendaraan Sulit Melintas