Pemkot Jambi Terus Dorong Penggunaan Kontrasepsi MKJP

Rabu, 04 Januari 2023 - 10:17:38 WIB - Dibaca: 1268 kali

Layanan KB keliling Pemkot Jambi secara gratis.
Layanan KB keliling Pemkot Jambi secara gratis. (Foto: jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Program Keluarga Berencana (KB) di Kota Jambi terus mengalami peningkatkan setiap tahunnya. Namun, sebagian besar masih menggunakan KB jenis suntik dan pil, masih sedikit yang menggunakan program KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan, IUD, spiral, MOW dan MOP.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jambi, Irawati Sukandar mengatakan, di Kota Jambi jumlah akseptor KB mencapai 16.744. Dari jumlah itu, 49,5 persen yang menggunakan MKJP. 

"Kami terus mendorong akseptor KB pengguna alat kontrasepsi jenis pil dan suntik beralih ke metode kontrasepsi jangka panjang menggunakan implant dan lainnya," katanya.

Kata Ira, saat ini jumlah pengguna KB suntik paling banyak di Kota Jambi. Jumlahnya mencapai 60 persen. Sementara jenis pil dan kondom 20 persen. Sementara 10 persen model MKJP. 

Dijelaskan, bahwa MKJP lebih aman, efektif, dan efisien karena memiliki rentang waktu yang lama yakni untuk bisa bertahan selama tiga tahun dan IUD masa 10 tahun.

"Yang jelas, secara kesehatan akan lebih aman, mengingat pada tubuh akseptor tidak dimasukkan zat antibiotik secara periodik seperti saat menggunakan kontrasepsi KB jenis pil atau suntik," katanya. 

Masyarakat yang mau menjalankan program MKJP, bisa mendatangi klinik Angso Duo di Kantor DPPKB. Disana terdapat lima bidan yang membantu program tersebut. "Bisa juga mendatangi fasilitas kesehatan (Faskes) seperti Puskesmas, rumah sakit, serta bidan mandiri. Semua gratis," pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA