Soal Papan Proyek Pekerjaan Provinsi Jambi, Konsultan Pengawas Hanya Diam Saat Dikonfirmasi

Kamis, 19 Januari 2023 - 13:19:06 WIB - Dibaca: 2455 kali

Salah satu proyek provinsi Jambi di Kabupaten Tanjungjabung Barat
Salah satu proyek provinsi Jambi di Kabupaten Tanjungjabung Barat (Jambiprima.com)

JAMBIPRIMA.COM,TANJABBAR - Terkait Proyek Provinsi Jambi  Bernilai Miliaran yang ditemukan tanpa Papan Nama di lokasi Parit 9 Desa Tungkal I, kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ternyata dibawah konsultan pengawasan H.Somat.

Sayangnya H.Somat,saat di konfirmasi tentang pekerjaan tersebut, kenapa di lokasi tidak ada papan merek salah tidak itu, papan merek di wajibkan tidak untuk dipasang dan apakah papan merek proyek termasuk dalam kontrak kerja? H.Somat tidak berikan komentar sedikitpun sampai berita ini di terbitkan.

Terpisah, Kabid SDA PUPR Provinsi Jambi Yaser melalui humas PUPR-nya Ifan mengatakan,"Memang ada keterlambatan karena akses masuk susah namun pekerjaan utama sudah selesai sebelum tahun anggaran tinggal pengecatan yang tidak masuk dalam Rab dan bongkar-bongkar Bekisting," ujarnya saat di konfirmasi.

Diberitakan sebelumnya proyek konstruksi milik anggaran provinsi Jambi ini ditemukan di lokasi tidak dilengkapi papan informasi kegiatan.

Dari pantauan di lokasi pada, Senin (9/1/2023) tidak hanya papan infomasi namun terlihat juga proyek masih dalam pekerjaan sementara tahun anggaran telah berkahir.

Terpisah di upaya digali lebih jauh kepada pihak pekerjaan dilapangan Sayangnya pihak pekerja tidak banyak berkomentar saat ditanya terkait pekerjaan yang sedang berlangsung di lokasi tersebut. Demikian juga saat ditanya papan plank pekerjaan.

"Memang tidak ada papan merek nya, pekerjaan ini sudah satu bulan lebih lah dikerjakan proyek ini," kata Fredi .

Dia mengaku tidak begitu mengerti soal progres dan teknis pekerjaan karena dirinya beserta rekan pekerja yang lainnya hanya melaksanakan pekerjaan sesuai perintah rekanan dan konsultan.

"Untuk lebih jelasnya tanya konsultan nya pak, karna dialah yang paham terkait pekerjaan ini," sebutnya.

Dari sekelumit keterangan pekerja diketahui jika proyek yang masih bekerja loncat tahun tersebut adalah program dari anggaran APBD provinsi. (Tim)





BERITA BERIKUTNYA