Pengusaha Wajib Sediakan Apar

Kamis, 23 Februari 2023 - 12:13:52 WIB - Dibaca: 1553 kali

Apar
Apar (Istimewa )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Tidak memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) memang kelihatan sepele, namun dampak dari hal tersebut sangat fatal. Berkaca dari kejadian beberapa waktu lalu, sejumlah ruko yang berada di Komplek WTC pasar Kota Jambi, diketahui ruko tersebut tidak mempunyai APAR, sehingga saat terjadi percikan api, dan tidak bisa ditangani dengan cepat. Selain itu, beberapa usaha lainnya yang belakangan juga mengalami musibah kebakaran.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan jenis usaha apapun harus memiliki Apar. Sebab, dengan adanya alat tersebut, jika ada musibah kebakaran langsung dapat diatasi, dari mulai api masih kecil. 

"Ini untuk keamanan usaha yang bersangkutan. Filosofinya seperti sebelum berkendara harus lengkap dulu keamanannya," kata Maulana, Rabu (22/2).

Maulana mengatakan, pihaknya tidak langsung akan menindak pemilik usaha yang tidak mempunyai APAR, tapi akan melengkapi dan menghimbau terlebih dahulu izin-izin usaha itu, harus di registrasi tahunan.

"Pengecekan sudah dibagi wilayah, sesuai lokasi Mako dan pos pelayanan, untuk mengecek proteksi potensi kebakaran diwilayah masing-masing. APAR merupakan persyaratan penting untuk mengurus atau memperpanjang izin, selain itu upaya keselamatan bangunan maupun jiwa," katanya.

Dia menambahkan, untuk saat ini dunia usaha di Kota Jambi sebagian besar sudah pro aktif. Hanya memang, APAR yang ada itu harus tetap bisa dipelihara dengan baik, supaya lebih awet. 

"Kalau tidak dirawat setahun bisa rusak. Dijemur, di bolak balik, supaya awet," katanya.

Ia menyatakan, berbagai upaya sosialisasi dilakukan kepada pelaku usaha untuk menyediakan alat proteksi, sehingga ketika terjadi kebakaran ringan dapat diatasi secepatnya.

"Sosialisasinya dilakukan bagi masyarakat, terutama pengusaha dan pemilik bangunan bertingkat untuk mempunyai alat pengaman dengan tujuan untuk menyelamatkan bangunan sekaligus menekan potensi kebakaran di kota Jambi," ujarnya.

Maulana menambahkan, sebagai ibukota Provinsi Jambi, kedepan memang harus memiliki armada kebakaran yang lengkap. Terlebih mobil crane dengan ketinggian hingga puluhan meter. 

“Kedepan memang kita harus punya armada kebakaran yang bisa menjangkau gedung-gedung tinggi. Sifatnya antisipasi. Itu bentuk pelayanan kita kepada masyarakat,” katanya. 

Terpisah, dalam 2 (dua) pekan terakhir, informasi yang dihimpun Diskominfo Kota Jambi, terdapat lebih dari lima kasus kebakaran terjadi di wilayah Kota Jambi. Baik yang terjadi di pemukiman maupun lahan warga.

Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Jambi, Hendra Saputra mengatakan, faktor penyebabnya beragam. Baik perubahan cuaca, di mana saat ini Kota Jambi memasuki musim kemarau, maupun faktor kelalaian lainnya.

Untuk itu, ia meminta agar warga Kota Jambi dan sekitarnya dapat tetap waspada. Selain itu menurutnya, warga dilarang membakar sampah, lahan, maupun membuang puntung rokok sembarangan.

"Serta periksa kembali kondisi instalasi kelistrikan di rumah. Jika keluar rumah, pastikan kompor dalam kondisi padam dan tidak ada perangkat elektronik tidak terpakai yang masih terhubung pada arus listrik," terangnya.





BERITA BERIKUTNYA