JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Tahun 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi meminta kenaikan anggaran untuk penanganan banjir. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan, Kamis (25/5).
Kata Abshor, untuk pembangunan Kota Jambi pada tahun 2024 mendatang, pihaknya akan fokus pada penanganan banjir.
"Kita sudah minta OPD masukan program perencananya pada APBD-P 2023 ini, nanti pada anggaran murni 2024 sudah bisa dilaksanakan kegiatannya," kata Absor.
Dia juga memerintah untuk segera dilakukan pemetaan, mana drainase, aliran air dan parit yang menjadi kewenangan Pemkot Jambi, kewenangan Pemprov Jambi dan pusat.
"Masing-masing pihak, dilaksankan lah kegiatan itu. Mana ranah provinsi kita minta provinsi yang menangani, begitu juga yang kewenangan pusat," imbuhnya.
Kata Absor, banjir ini titiknya sudah diketahui, karena setiap hujan deras turun, titik yang banjir ada di wilayah itu-itu saja.
"Saya berharap diakhir pemerintahan Walikota Fasha dan Wawako Maulana ini, harus bisa membuat senyum masyarakat dengan penangan lan banjir. Saya berharap itu," tambahnya.
Absor menjelaskan, pada anggran 2023 ini kegiatan fisik untuk penangan banjir hanya Rp25 M di bidang Sumberdaya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Jambi. Sementara anggaran yang tersedia di PUPR itu lebih kurang Rp300 M.
"Rp 25 M dibidang SDA itukan sangat minim. Saya berharap itu nanti dibalikan, dana yang besar di bidang SDA," sebutnya.
Harapannya dengan anggran yang besar, persoalan banjir di Kota Jambi teratasi.
"Setidaknya kita minimalisir. Saya berharap mana parit yang sempit, kecil kita besarkan. Pemkot harus bisa berisnergi dengan Pemprov Jambi, karena tidak bisa kita tangani ini dengan sendiri-sendiri," pungkasnya.**