Susun Program Penurunan Stunting, Maulana: Masyarakat Tidak Mampu harus Dibantu

Rabu, 31 Mei 2023 - 13:00:12 WIB - Dibaca: 2063 kali

Susun Program Penurunan Stunting, Maulana: Masyarakat Tidak Mampu harus Dibantu
Susun Program Penurunan Stunting, Maulana: Masyarakat Tidak Mampu harus Dibantu (Foto: jambiprima.com/Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Wakil Wali Kota Jambi, Maulana memimpin Rapat rembuk stunting Tim Percepatan Penururan Stunting Kota Jambi tahun 2023, Selasa (30/5) kemarin. Rakor ini melibatkan sejumlah stakeholder terkait, termasuk Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) di Kota Jambi.

Dijelaskannya, rakor ini juga dilakukan menindaklanjuti Perpres No 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Sehingga memang, hal ini menjadi progran priotitas dan investasi jangka panjang dalam penanganan serta penurunan kasus stunting di Kota Jambi.

“Tiap kecamatan dan kelurahan saat ini sudah ada terbentuk TPPS, kami ingin secara terbuka menyusun program lintas sektor. Tidak hanya Pemkot, tapi juga melibatkan organisasi vertikal, perguruan tinggi, pelaku usaha, Kemenag dan lainnya diajak dalam penanganan stunting,” kata Maulana.

Terkait hal itu pula, Maulana juga meminta baik camat maupun lurah agar turun untuk mendata by name by address, mengidentifikasi apa yang menjadi masalah stunting.

“Jika perlu diintervensi, segera intervensi. Untuk mencegah agar jangan sampai terjadi kerusakan otak hingga permanen,” kata Maulana.

Maulana mrngatakan, ada yang tidak bisa diintervensi. Sehingga pihaknya mensupport melalui penangangan kesehatan lewat BPJS Kesehatan.

“Masyarakat tidak mampu tetap menjadi prioritas kita, kita bantu tanpa dipersulit. Saya kira rakor ini bisa dilakukan secara periodik, melihat evaluasi hasil kerja. Yang penting adalah kerjanya, lusa kami akan menunggu laporan penanganan stunting ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, bisa jadi nantinya hasil evaluasi kasus stunting bertambah ataupun berkurang. Yang jelas kata Maulana, PKK dan Posyandu kini juga terlibat.

“Kita lakukan dengan gerakan masif, kita lakukan bersama,” ujarnya.

Rapat ini diakhiri dengan dilakukannya penandatanganan bersama terkait upaya ataupun komitmen dalam penanganan kasus stunting di Kota Jambi. **





BERITA BERIKUTNYA