JAMBI- Puncak musim kemarau kali ini memberikan dampak yang dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat, dan tidak terkecuali oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi. Mereka juga merasakan perlunya upaya ekstra dalam merawat tanaman di taman perkotaan, mengingat musim kemarau yang semakin memuncak.
Kepala DLH Kota Jambi, Ardi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sangat fokus pada perawatan tanaman di taman perkotaan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah tanaman mengalami kekeringan yang dapat menyebabkan matinya tanaman tersebut. DLH Kota Jambi telah menggerakkan seluruh armada tangki pengangkut air untuk melakukan penyiraman tanaman di seluruh sudut perkotaan.
"Setiap hari, kami melakukan kegiatan penyiraman, dan teman-teman kami sudah dibagi tugasnya," katanya.
Tindakan ini merupakan respons atas kondisi musim kemarau yang semakin parah. Selain itu, Ardi menekankan bahwa tidak ada wilayah perkotaan yang mengalami kekeringan ekstrim, karena mereka terus melakukan penyiraman setiap hari.
Dalam situasi musim kemarau seperti sekarang, intensitas penyiraman juga mengalami penambahan.
"Kami melakukan penyiraman empat kali sehari, yaitu menjelang pagi habis subuh, jam 10 pagi, sore hari, dan malam," tambahnya.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan tanaman tetap mendapatkan asupan air yang cukup di tengah kondisi panas yang ekstrim.
DLH Kota Jambi juga memberikan perhatian khusus dengan menambahkan pupuk organik ke tanaman yang ada di taman-taman kota Jambi. Langkah ini diambil agar tanaman dapat tetap bertahan dan hidup di tengah teriknya musim kemarau. Dengan usaha yang intensif ini, DLH Kota Jambi berupaya untuk menjaga keindahan dan kelestarian taman perkotaan selama masa musim kemarau yang berat ini.
Surutnya Sungai Batanghari sebabkan pipa Intake milik Perumda Tirta Mayang Menggantung
Merampok di Dalam Keadaan Keramaian, Warga Kota Bangko Bonyok Hajar Masa
998 Hotspot Terpantau dalam Dua Minggu Terakhir di Provinsi Jambi
Karnaval Angso Duo Kota Jambi, Perayaan Kreativitas dan Pertumbuhan Ekonomi