Ekspor Provinsi Jambi Merosot Tajam: Penurunan 13,44 Persen pada Oktober 2023

Selasa, 05 Desember 2023 - 17:39:55 WIB - Dibaca: 2282 kali

Ekspor Provinsi Jambi Merosot Tajam: Penurunan 13,44 Persen pada Oktober 2023
Ekspor Provinsi Jambi Merosot Tajam: Penurunan 13,44 Persen pada Oktober 2023 (Pixabay.com/Markus Distelrath)

Jambi - Pada bulan Oktober 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis hasil nilai ekspor yang menunjukkan adanya penurunan signifikan.

Menurut Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, nilai ekspor asal Provinsi Jambi mengalami penurunan sebesar 13,44 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 183,97 juta menjadi US$ 159,25 juta.

Penurunan ini disebabkan oleh faktor utama, seperti menurunnya ekspor komoditi minyak nabati, arang, pulp dan kertas, serta migas.

Agus Sudibyo menjelaskan bahwa nilai ekspor hingga Oktober 2023 mencapai US$ 1.808,45 juta, menunjukkan penurunan sebesar 28,37 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.

Secara sektoral, ekspor Jambi didominasi oleh kelompok pertambangan dengan kontribusi sebesar 58,67 persen, diikuti oleh kelompok industri sebesar 37,91 persen, dan kelompok pertanian sebesar 3,42 persen.

Dalam kelompok industri, minyak nabati menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sebesar 16,01 persen.

Dari kelompok pertambangan, minyak dan gas menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 42,18 persen, sementara dari kelompok pertanian, komoditi pinang memberikan kontribusi sebesar 2,34 persen.

Meskipun secara umum nilai ekspor Provinsi Jambi mengalami penurunan, terdapat beberapa pergerakan positif.

Ekspor meningkat terutama ke negara-negara seperti Jerman, Cina, Amerika Serikat, Australia, dan Taiwan.

Dalam konteks komoditi, ekspor terbesar pada bulan Oktober 2023 terjadi pada komoditi migas, batubara, dan karet beserta olahannya.

Ekspor migas terutama menuju Singapura, sedangkan batubara diekspor ke Cina, India, dan Malaysia. Ekspor karet dan olahannya terutama menuju Jepang, Amerika Serikat, dan India.

Untuk ekspor ke tiga negara utama (Singapura, Cina, dan Jepang) berdasarkan komoditi, Singapura menjadi tujuan terbesar dengan kontribusi sebesar 43,89 persen, diikuti oleh Cina dengan 12,13 persen, dan Jepang dengan komoditi utama berupa karet olahan, minyak nabati, dan kayu lapis.

Proses ekspor dilakukan melalui pelabuhan di Jambi dan di luar Jambi. Pada Oktober 2023, ekspor melalui pelabuhan di Jambi mencapai US$ 77,17 juta, dengan komoditi asal Jambi sebesar US$ 74,54 juta dan komoditi dari luar Jambi sebesar US$ 2,63 juta.

Sementara itu, ekspor melalui pelabuhan luar Jambi mencapai US$ 84,71 juta, dengan total ekspor asal Jambi yang melibatkan pelabuhan di Jambi sebesar 56,25 persen dan melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 43,75 persen. (Ist)





BERITA BERIKUTNYA