JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Pelaku begal yang di hajar massa pada Rabu lalu, ternyata bernama To'am bin Jamhuri (39 tahun) warga Desa Aur Cino, Kecamatan VII Koto.
To'am menceritakan, ia bersama rekannya hendak pulang dari Sungai Keruh. Namun di tengah perjalanan melihat korban, yang membawa tas besar membuatnya tertarik untuk mengambilnya.
"Kami lihat korban membawa tas yang besar dan diduga punya barang berharga," ungkapnya, Kamis (6/6/2024).
Ia dan rekannya pun, terus membututi korban hingga ke tempat sepi, tepatnya di Desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah baru memepet korban dan menarik tasnya.
Namun, korban tampaknya tidak mau melepasnya hingga terjatuh. Bahkan, ia terpaksa mengeluarkan Senjata Api (Senpi) dan mengarahkan ke korban dan menyentak tas tersebut hingga putus.
"Senpi sempat dikeluarkan dan di arahkan ke arah korban karena tetap pertahankan tasnya," tambahnya.
Sementara itu, korban Nurhairani mengatakan setelah mereka berhasil mengambil tasnya. Dari arah berlawanan, ada kendaraan yang sengaja menabrak pelaku hingga mereka terpental.
Sehingga tasnya dan pisau yang dibawanya terjatuh, namun ia langsung menyelamatkan tasnya tersebut. Sedangkan korban langsung di hajar massa, namun informasi dari warga ada satu lagi temannya yang kabur ke arah kebun warga.
Diakuinya hanya mengalami cedera di bagian kaki, sedangkan ia baru pulang dari berjualan di Kecamatan Tengah Ilir. (Fan)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
Polsek VII Koto Grebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Narkoba