JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tebo masih memburu, rekan To'am bin Jamhuri (39 tahun) yang kabur ke dalam kebun warga. Usai aksi begalnya gagal.
Kasat Reskrim Polres Tebo Iptu Yoga Dharma Susanto mengatakan, jika anggota masih memburu pelaku begal yang kabur. Sedangkan, untuk To'am telah dilakukan penyelidikan.
"Kita telah amankan pelaku begal, pisau dan Senjata Api (Senpi) laras pendek dengan 3 peluru," ungkapnya, Kamis (6/6/2024).
Sedangkan, Polres Tebo menerapkan Undang-undang darurat dengan pasal 1 dan 2, dengan ancaman kurungan maksimal 10 tahun penjara.
Sementara itu, pengakuan To'am, jika dirinya telah mengikuti calon korbannya saat melintas dari arah Jambi menuju Tebo, tepatnya di Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah.
Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) situasi dan kondisi sepi, sehingga ia dan rekannya memutuskan mengambil tas korban. Namun, usahanya menemui hambatan saat korban tidak mau melepaskan tasnya.
Hingga akhirnya, pelaku menodongkan Senpi laras pendek ke arah korban. Serta menyentak tas hingga putus, ketika hendak pergi dari arah berlawanan ada kendaraan dengan sengaja menabrakkan kendaraannya ke arah mereka. Membuat kedua pelaku terpental dari atas motor, To'am di hajar massa sedangkan rekannya kabur ke arah kebun warga. (Fan)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
Pelaku Begal Dihajar Massa, Ternyata Telah Buntuti Korban dari Sungai Keruh Tertarik Tas Korban