Para Pembatik Jambi Hadapi Kesulitan Memasarkan Produk, Butuh Dukungan Pemerintah

Kamis, 03 Oktober 2024 - 13:58:11 WIB - Dibaca: 1817 kali

Badriyah, salah satu pembatik asal Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi
Badriyah, salah satu pembatik asal Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Meski memiliki keunikan dan kekayaan budaya, para pembatik di Kota Jambi masih menghadapi tantangan besar dalam memasarkan produk batik mereka. Pada Hari Batik Nasional, Rabu (2/10/2024), sejumlah pengrajin batik mengungkapkan kesulitan mereka menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun melalui platform digital.

Badriyah, salah satu pembatik asal Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat lebih berperan dalam membantu mempromosikan batik Jambi. "Kami berharap ada program dari pemerintah yang bisa membantu kami memperkenalkan batik Jambi ke masyarakat yang lebih luas," ujarnya.

Menurut Badriyah, produk batik yang dihasilkan oleh para pengrajin Jambi sangat bervariasi. Selain pakaian, mereka juga menciptakan barang-barang seperti wadah beras, lacak, dan gantungan kunci yang mengusung motif batik khas Jambi. Namun, hingga kini, mereka hanya bisa memasarkan produk secara terbatas melalui sanggar dan jaringan teman.

"Selama ini, kami hanya memasarkan produk melalui sanggar atau kepada teman-teman dekat. Kami ingin batik Jambi bisa dikenal di luar daerah juga," tambahnya.

Salah satu tantangan yang disoroti oleh para pengrajin adalah minimnya kemampuan dalam memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Badriyah menyebut pentingnya pelatihan dalam pemasaran online agar produk batik Jambi bisa menjangkau lebih banyak pembeli. "Kami butuh pelatihan tentang cara memasarkan produk secara online. Ini sangat penting agar kami bisa menjangkau pembeli dari berbagai daerah," ungkapnya.

Para pembatik Jambi meyakini bahwa batik mereka memiliki daya tarik yang kuat karena mencerminkan tradisi lokal yang kaya. Mereka berharap bisa mendapatkan akses lebih luas ke pameran dan festival, serta dukungan pemerintah dalam memperkuat pemasaran. "Kami yakin, dengan bantuan dan dukungan yang tepat, batik Jambi bisa bersaing dan diminati oleh banyak orang," tutup Badriyah. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA