Ketua DPRD Kota Jambi Tinjau Pagar Nyaris Roboh diSDN 30 Solok Sipin,Pemkot Diimbau Segera Bertindak

Minggu, 06 Oktober 2024 - 19:38:36 WIB - Dibaca: 2680 kali

Kemas Faried tinjau SDN 30 Kota Jambi, Minggu (6/10/2024)
Kemas Faried tinjau SDN 30 Kota Jambi, Minggu (6/10/2024) (hmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi pagar nyaris roboh di RT 20 yang berdampingan dengan SDN 30 Solok Sipin, Ketua DPRD Kota Jambi, Faried, turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan pada Minggu (6/10/2024). Kondisi tersebut menjadi kekhawatiran bagi keselamatan siswa dan warga sekitar, terutama di tengah musim hujan yang tengah melanda Kota Jambi.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pagar milik seorang warga bernama Suryati berada sangat dekat dengan atap sekolah. Dengan posisi sekolah yang terletak di bawah tebing, kondisi ini berisiko mengakibatkan bahaya di kemudian hari, khususnya ketika hujan deras yang berpotensi memicu longsor.

Faried menekankan perlunya tindakan cepat dari Pemkot Jambi agar peristiwa serupa seperti yang terjadi di SMKN 1 Kota Jambi tidak terulang kembali.

“Sekolah ini berada di bawah tebing, dan dengan kondisi musim hujan seperti sekarang, Pemkot harus segera mengambil tindakan. Kita tidak ingin kejadian yang sama seperti di SMKN 1 terulang lagi,” tegas Faried.

Peninjauan ini turut melibatkan pihak dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pendidikan Kota Jambi. Setelah dievaluasi bersama, pagar yang dikhawatirkan roboh tersebut telah dirobohkan, dan pembersihan lokasi telah dilakukan untuk mencegah hal-hal yang lebih buruk.

“Setelah kita cek bersama, pihak Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan langsung mengambil tindakan. Pagar tersebut sudah dirobohkan, dan lokasi sekitarnya sudah dibersihkan,” jelas Faried.

Faried menambahkan bahwa diperlukan langkah strategis dari Pemkot Jambi untuk menyelesaikan persoalan ini. Karena pagar tersebut merupakan milik warga, perlu ada koordinasi lebih lanjut antara pemerintah dengan pemilik untuk pembangunan ulang.

“Ke depannya, Pemkot Jambi harus berdiskusi dengan pemilik pagar dan pihak terkait lainnya, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas PU PR. Apakah pembangunan pagar ini bisa dilakukan menggunakan dana tanggap darurat atau dari sumber dana lainnya, karena sekolah ini berada di bawah tebing dan kita sedang di musim hujan. Penyelesaian ini tidak boleh ditunda,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Mulyadi, yang juga hadir dalam peninjauan, memastikan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para peserta didik. Dia berharap pagar yang sudah dirobohkan ini dapat segera dibangun kembali demi keselamatan siswa.

“Pemerintah komitmen untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi siswa. Kami berharap pagar ini bisa dibangun kembali dalam waktu dekat, terutama karena di sini ada 138 siswa yang bersekolah,” ujar Mulyadi.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dewan DPRD Kota Jambi, Noviarman, Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, Naim, Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Martua Muda Siregar, Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Dyah Kumala Dewi, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Fajer, Camat Danau Sipin, Efrin, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dengan tindakan cepat yang diambil, diharapkan kejadian serupa tidak terulang, dan seluruh warga sekolah di SDN 30 bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.





BERITA BERIKUTNYA