Warga Keluhkan PJU di Kota Jambi banyak Mati

Kamis, 10 Oktober 2024 - 13:17:47 WIB - Dibaca: 2746 kali

LPJU Mati di Kawasan Terminal Alam Barajo
LPJU Mati di Kawasan Terminal Alam Barajo (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Jambi semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir. Banyak lampu PJU di berbagai wilayah yang tidak berfungsi, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Kawasan yang terdampak paling parah adalah Jalan Pattimura dan Jalan Lingkar dekat Terminal Alam Barajo, yang kini gelap gulita saat malam.

Arisandi, warga setempat, mengungkapkan keresahannya. “Sudah hampir seminggu lampu-lampu di sini tidak menyala. Ini jalan utama, tapi kok gelap seperti ini?” ujarnya pada Rabu (9/10/2024).

Ia menekankan bahwa Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi seharusnya memberikan pelayanan yang lebih baik, terutama dalam hal penerangan jalan.

“Sebagai ibu kota, seharusnya kita bisa lebih baik. Jalan Pattimura ini sering dilalui oleh orang dari luar daerah. Kalau mereka lihat kota gelap, pasti jadi kesan buruk,” tambahnya.

Arisandi dan warga lainnya merasa kondisi penerangan di Kota Jambi kian memburuk dalam setahun terakhir. Mereka mengkritik bahwa pemimpin kota seolah tidak peduli dengan masalah yang ada. “Pemimpin sekarang tampaknya tidak terlalu memikirkan soal ini,” kritiknya.

Selain di situ, LPJU yang kerap mati adalah di jalan Slamet Riyadi atau yang dikenal dengan kawasan Broni.

Ketika dihubungi, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Dinas Perkim Kota Jambi, Wildan menjelaskan bahwa matinya PJU di beberapa kawasan disebabkan oleh pencurian kabel listrik. “Kita mengalami pencurian kabel PJU lagi, ini yang membuat lampu-lampu tidak menyala,” jelasnya.

Meskipun demikian, penjelasan ini tidak meredakan kekesalan warga. Mereka berharap pemerintah kota bisa bertindak cepat untuk memperbaiki kondisi tersebut dan mengambil langkah preventif agar pencurian serupa tidak terulang di masa mendatang. Warga menuntut perbaikan segera demi keselamatan dan kenyamanan mereka, terutama di jalan-jalan utama yang sering dilewati.

Kritik serupa juga pernah dilontarkan oleh dr. Oky Pratama, seorang dokter kecantikan yang lernah ditinggal di Jambi. Postingan kontroversialnya di akun Instagram pribadinya, @dr.okypratamaa, 24 April 2024 lalu menggambarkan kegelisahannya tentang kondisi infrastruktur di Jambi.

Berikut postingan lengkap curhatan dr. Oky Pratama di akun Instagram pribadinya:

Sebagai Putra Daerah Jambi (Walaupun Saya Sudah Pindah Di Jakarta) Ingin Berdiskusi Santai Terbuka

Tidak Bermaksud Menyudutkan Pihak Manapun

Kenapa Ya Setiap Saya Pulang Ke Jambi Khususnya Kota Jambi Yang saya rasakan jambi tidak adaperubahan yang cukup signifikant

Saya dari LAHIR sampai SMA tinggal di JAMBI kota yang selalu saya banggakan dan lantang saya selalu bangga katakan SAYA PUTRA DAERAH

Infrastruktur (maaf) ya begitu-begitu saja

Jalan (maaf) banyak sekali jalanmasih rusak

Di malam hari (maaf) lampu jalan raya di tengah kota pun gelap padahal belum tengah malam,terbayang gak kalo tengah malam?

Ya sebagai warga negara terkhususnya putra daerah jambi, ingin sekali daerahnya itu maju

Tempat wisata juga tidak termaintenance dengan baik

Jambiku Tercinta

Semoga nanti dengan selesainyaTOL yg menghubungi dengan provinsi lain sudah selesai Semakin BANGKIT

Coba Comment Apa Saja Masalah Yang Harus 'KITA' atasi bersama untuk Provinsi Jambi tercinta Sehingga menjadi 'PR' bersama kita dan atensi pemimpin sekarang ataupun selanjutnya nanti. *





BERITA BERIKUTNYA