Gudang Arsip Pemprov Jambi Terbakar, Ribuan Dokumen Penting Terancam Musnah!

Jumat, 20 Desember 2024 - 20:50:36 WIB - Dibaca: 3237 kali

Gudang Arsip Milik Pemprov Jambi yang Terbakar
Gudang Arsip Milik Pemprov Jambi yang Terbakar (Ahmad/Jambi Prima)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang arsip milik Pemerintah Provinsi Jambi di Jalan Pekan Baru RT 09, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi pada Jumat, 20 Desember 2024. Insiden ini pertama kali dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 12.56 WIB oleh seorang warga.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, memimpin langsung operasi pemadaman. Dalam keterangannya, Mustari menyatakan bahwa timnya merespons dengan cepat, tiba di lokasi kejadian dalam waktu sekitar delapan menit setelah laporan diterima.

“Kami mengerahkan 25 personel dengan tiga unit armada dari Mako Damkar dan satu unit dari Posyankar Alam Barajo,” ujar Mustari. Ia juga menambahkan bahwa operasi pemadaman berlangsung selama 1 jam 33 menit, dengan total 22.000 liter air digunakan.

“Kami menerapkan metode 5T: Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas dalam penanganan ini,” ungkapnya. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan yang efektif dan efisien.

Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan laporan awal, api pertama kali terlihat di area gudang arsip. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau cedera dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil belum dapat dipastikan, dan identifikasi terhadap arsip yang terbakar sedang dilakukan.

Mustari juga mengapresiasi kerja sama dari berbagai pihak, termasuk Polsek Kota Baru, Kasi Trantib Alam Barajo, PLN, dan Lurah Rawasari, yang turut membantu dalam penanganan kebakaran ini. “Sinergi antarinstansi sangat penting dalam situasi darurat seperti ini untuk memastikan keselamatan dan meminimalkan kerugian,” tutupnya.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk keperluan investigasi lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mendekati area tersebut demi keselamatan bersama. (Cr04)

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA