JAMBIPRIMA.COM,TEBO- Komisi I Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Tebo dan pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui badan kepegawaian pelatihan dan sumber daya manusia (BKPSDM) Tebo telah sepakat bakal memperjuangkan 1193 tenaga honorer non ASN yang terdata di BKN dan yang tak lulus seleksi dapat diangkat untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) penuh waktu.
Usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan perwakilan tenaga honorer se Kab Tebo, BKPSDM, Asisten III mewakili Sekda dan Plt kepala badan keuangan daerah, Ketua Komisi I DPRD Tebo Yuzep Herman mengatakan, bahwa telah di simpulkan, bagi tenaga honorer paruh waktu diprioritaskan untuk diangkat menjadi ASN P3K penuh waktu.
"Yuzeb menyebut, itu permintaan dari 1193 orang tenaga honorer tadi dalam RDP Komisi I DPRD Tebo, yang Inshaallah dalam waktu dekat kami akan melanjutkan persoalan ini untuk berkonsultasi dengan Menpan RB dan BKN di Jakarta.
" Iya tadi saat RDP lanjut Yuzep, ada beberapa orang bertanya, mereka sudah lama menjadi tenaga honorer namun tidak di angkat menjadi P3K penuh waktu. Seperti saya sampaikan beberapa waktu lalu, yang sudah di atas 10 tahun akan kita perjuangkan," tegasnya.
Sebanyak 1193 tenaga honorer akan kita upayakan untuk menjadi P3K penuh waktu tentunya secara bertahap, apabila sekaligus keuangan daerah tidak mampu hal ini dilakukan sesuai dengan Permenpan RB terkait pembiayaan anggaran dan gajinya. (ARDI)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
Gelar Rakor terkait Peranan BUMDES, Ini yang Disampaikan Kadis PMD Tebo