JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Puluhan guru tahfiz di Kota Jambi terpaksa dirumahkan setelah tidak lolos dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kebijakan ini diambil sesuai dengan regulasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang tidak lagi mengizinkan pengangkatan guru honorer.
Walikota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa dari total 200 guru tahfiz honorer, sebanyak 140 orang berhasil lolos seleksi PPPK. Namun, mereka ditempatkan di bidang lain dan tidak dalam program tahfiz.
“Dulu program guru honorer masih berjalan, tetapi sesuai instruksi Kementerian Menpan RB, pengangkatan guru honorer tidak diperbolehkan lagi," kata Maulana, Rabu (19/03/2025).
Maulana menambahkan bahwa guru PPPK tidak bisa dipindahkan dari SK penempatannya, sehingga mereka tidak dapat kembali mengajar dalam program tahfiz.
Menghadapi persoalan ini, Pemkot Jambi tengah menyusun regulasi baru dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk memastikan keberlanjutan program tahfiz di tingkat SD dan SMP.
"Kami akan buat regulasi dalam bentuk Perwal terkait tahfiz, sehingga guru yang mengajar nantinya akan dibiayai melalui program tersebut. Namun, mereka bukan tenaga kontrak yang bisa menuntut diangkat menjadi PPPK," jelas Maulana.
Sambil menunggu regulasi baru ini, sebanyak 62 guru tahfiz sementara dirumahkan. Namun, Pemkot Jambi memastikan bahwa program tahfiz tetap berjalan, bahkan akan ada penambahan tenaga pengajar untuk memenuhi kebutuhan di 200 SD dan 25 SMP yang telah menjalankan program ini.
"Kami masih kekurangan guru tahfiz, jadi nantinya akan ada tambahan tenaga pengajar untuk mendukung program ini," pungkas Maulana.
Dengan adanya regulasi baru ini, diharapkan program tahfiz di Kota Jambi tetap berjalan optimal dan kebutuhan tenaga pengajar bisa terpenuhi tanpa melanggar aturan kepegawaian yang berlaku. (Cr04)
Batu Bara Sumbang Rp112 Miliar untuk Jambi, Tapi Infrastruktur Masih Jadi Kendala
438 CJH Kota Jambi Berangkat 5 Mei, Persiapan Hampir Rampung
Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia
Rektor UIN STS Jambi Lepas Alumni Ushuluddin ke-73, Tekankan Pentingnya Prestasi
Polda Jambi Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Personel SPKT Call Center 110
PT.TI Dalam Pailit, Plt Kadis LH Tebo: Apapun Iklim, Investasi Wajib Dijaga