JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk mendukung proses pembebasan lahan dalam pengerjaan normalisasi Sungai Asam, sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Dr,.dr. Maulana, mengatakan bahwa anggaran tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan proyek normalisasi sungai yang selama ini menjadi titik rawan banjir di kawasan padat penduduk.
“Kita tahu, di Kota Jambi, saat hujan turun selama tiga jam dengan intensitas tinggi saja, wilayah-wilayah sekitar Sungai Asam langsung terdampak banjir. Salah satu penyebab utamanya adalah aliran sungai yang mengalami penyempitan akibat padatnya bangunan warga,” ujar Maulana, Senin 14 April 2025.
Ia menambahkan bahwa untuk mendukung pelebaran Sungai Asam, Pemkot telah menurunkan tim teknis untuk melakukan pendataan dan menghitung kebutuhan pembebasan lahan serta besaran ganti rugi yang dibutuhkan. Selain menggunakan dana dari APBD, Pemkot juga menyiapkan skema pembiayaan melalui Belanja Tak Terduga (BTT).
Di luar anggaran dari Pemkot, Pemerintah Provinsi Jambi juga berkomitmen mengalokasikan dana sebesar Rp25 miliar untuk membantu proses pembebasan lahan. Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk proyek normalisasi Sungai Asam ini diperkirakan mencapai Rp75 miliar. (Ahmad)
Jalan Rusak, Harapan Tak Boleh Pupus! DPRD Tebo Terus Perjuangkan Ruas Simpang Betung–Pintas
Pameran Seni Rupa Jilid IV Tebo Digelar 18 November, Angkat Karya dan Identitas Daerah
Tangis Haru Warnai Pelepasan Drs. Sulen Setelah 28 Tahun Mengabdi
MTQH ke-55 Provinsi Jambi Digelar hingga 8 November, Pemkot Siapkan Pelayanan bagi Kafilah
Polda Jambi Ungkap 41 Kasus Curanmor dalam Enam Hari, 11 Tersangka Diamankan
Kasus PETI Merangin Ditarik ke Polda Jambi, Kapolda Tegaskan Penertiban Tak Boleh Kendur
Anggaran 1,5 M, Kadis PU Malah Prioritaskan Interior Kantor Ketimbang Perbaiki Jalan yang Hancur