JAMBIPRIMA.COM,TEBO - Soal perseteruan yang terjadi antara pemerintah desa (Pemdes) dalam hal ini Kepala desa (Kades) dengan badan permusyawaratan desa (BPD) Mangunjayo Kecamatan Tebo Tengah yang di mediasi oleh Pj Sekda belum lama ini yang berakibat molornya pembahasan APBDes tahun 2025, di tanggapi oleh Wabup Tebo Nazar Efendi.
Bahwa kedua belah pihak, kata Nazar antara Pemdes dan BPD Mangunjayo sudah ada kesepakatan, ungkapnya usai rapat paripurna di gedung DPRD Tebo, Senin 28 April 2025.
Nazar melanjutkan, yang paling penting bagi kami adalah desa jangan jadi korban. Karena anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) itu kesepakatan antara perangkat desa dan BPD, karena satu-satunya desa yang belum salur dana desa (DD) adalah Mangunjayo.
Dari sisi pemerintah daerah (Pemda) Ia berharap ada solusi di tingkat desa.
"Supaya ada kesepakatan, agar desa tidak menjadi korban, perangkat desa dan BPD kedepannya dapat berjalan dengan seiring, seirama lah,"ujar Nazar.
" Saya pikir pemberhentian BPD Mangunjayo bukan solusi, yang paling penting kesepakatan antara perangkat desa yang ada di desa,"tutup Nazar. (ARD)
WR III UIN STS Jambi Lepas Kontingen OASE PTKIN, Siap Bersaing di Yogyakarta
Audit Dana Desa Sungai Rambai 2025 Rampung, Inspektorat Tebo Segera Ekspose Bersama Polres
Polsek Jelutung Ungkap Penggelapan Motor Inventaris Jambi Mini Soccer, Satu Pelaku Buron
Polda Jambi Amankan 41 Kendaraan Hasil Curanmor, Warga Diminta Cek ke Kantor Polisi
Siaga Darurat Karhutla Tebo Diperpanjang hingga Akhir November, 517,72 Hektare Lahan Terbakar
Tebo Kebagian Banpres Karhutla Rp10 Miliar, BPBD Masih Tunggu Petunjuk Pusat
Jalankan Fungsi Pengawasan, Fraksi PDI-P Meminta Salinan DPA Murni dan DPA Pasca Efisiensi Dinas PU