JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Pasca perayaan Hari Raya Iduladha, harga daging ayam di Pasar Tradisional Talang Banjar, Kota Jambi mengalami lonjakan. Harga yang sebelumnya berkisar Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya pasokan ayam yang masuk ke pasar, imbas dari masa libur panjang dan belum pulihnya distribusi dari peternak.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Talang Banjar, Andi Rosmini mengatakan meskipun terjadi lonjakan harga di tingkat distributor, para pedagang di pasar memilih menjual dengan harga Rp33 ribu per kilogram. Hal ini dilakukan karena sepinya pembeli pasca lebaran.
“Kita jual Rp33 ribu saja, kalau Rp35 ribu takut nggak laku, karena pembeli masih sepi,” ujar Andi Rosmini.
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Annas. Ia mengungkapkan bahwa biasanya setelah Iduladha, permintaan ayam memang menurun karena masyarakat masih mengonsumsi daging kurban. Namun, stok dari peternak juga belum kembali normal.
Diperkirakan harga ayam akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan berakhirnya masa libur dan normalnya kembali distribusi pasokan ayam dari daerah pemasok utama. (ahmad)
Tangis Haru Warnai Purna Tugas Drs. Sulen, 28 Tahun Mengabdi di SMPN 25 Tebo Tinggalkan Kenangan Men
MTQH ke-55 Provinsi Jambi Digelar hingga 8 November, Pemkot Siapkan Pelayanan bagi Kafilah
Polda Jambi Ungkap 41 Kasus Curanmor dalam Enam Hari, 11 Tersangka Diamankan
Kasus PETI Merangin Ditarik ke Polda Jambi, Kapolda Tegaskan Penertiban Tak Boleh Kendur
Pembangunan Gedung Serbaguna Perintis Jaya Berdasarkan Proposal Warga Sejak 2024
Saipul Ishak Menang Pilkades PAW Embacang Gedang, Selisih Dua Suara
Tolak Relokasi, Pedagang Talang Banjar Nilai Lokasi Baru Terlalu Jauh