JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Pasca perayaan Hari Raya Iduladha, harga daging ayam di Pasar Tradisional Talang Banjar, Kota Jambi mengalami lonjakan. Harga yang sebelumnya berkisar Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya pasokan ayam yang masuk ke pasar, imbas dari masa libur panjang dan belum pulihnya distribusi dari peternak.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Talang Banjar, Andi Rosmini mengatakan meskipun terjadi lonjakan harga di tingkat distributor, para pedagang di pasar memilih menjual dengan harga Rp33 ribu per kilogram. Hal ini dilakukan karena sepinya pembeli pasca lebaran.
“Kita jual Rp33 ribu saja, kalau Rp35 ribu takut nggak laku, karena pembeli masih sepi,” ujar Andi Rosmini.
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Annas. Ia mengungkapkan bahwa biasanya setelah Iduladha, permintaan ayam memang menurun karena masyarakat masih mengonsumsi daging kurban. Namun, stok dari peternak juga belum kembali normal.
Diperkirakan harga ayam akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan berakhirnya masa libur dan normalnya kembali distribusi pasokan ayam dari daerah pemasok utama. (ahmad)
Karang Taruna: PT Montd'Or Tuli Aspirasi Warga, Jangan Paksa Jalan TMMD Jadi Jalur Pipa Migas
Bakeuda Tebo Masih Kaji Pinjam Pakai Jalan TMMD oleh PT Montd'Or, Izin Belum Diterbitkan
Haulling Batu Bara diwilayah Hukum Jambi dikelola oleh Organda atau BUMD Sesuai Atribusi Regulasi
PT SRA Kembali Menang Proyek Jalan Rp46 Miliar di Tebo, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan
Tolak Relokasi, Pedagang Talang Banjar Nilai Lokasi Baru Terlalu Jauh