JAMBIPRIMA.COM,TEBO - Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Tebo Hendry Nora kembali menegaskan agar para rekanan/kontraktor yang belum menindaklanjuti 11 paket pekerjaan di bidang bina marga yang jadi temuan laporan hasil pemeriksaan (LHP) badan pemeriksaan keuangan (BPK) tahun 2024 sebesar Rp1,3 milyar untuk segera mengembalikan kerugian keuangan negara tersebut. Hal ini disampaikannya usai mengikuti rapat paripurna HUT RI ke 80 pada Jum'at 15 Agustus 2025 di aula Gedung DPRD Tebo
Terhadap 11 paket temuan LHP BPK RI tahun 2024, rekanan diminta untuk segera mengembalikan temuannya" ujar Hendry Nora.
" Kalau 11 paket temuan BPK tahun 2024 tersebut belum juga ditindak lanjuti, kami akan kembali menyurati pihak rekanan/kontraktor,"kata Hendry Nora.
Diberitakan media ini sebelumnya, atas temuan itu Kadis PUPR Tebo melalui Kabid Bina Marga Irving Pane membenarkan, adanya temuan BPK terhadap 11 paket kegiatan di bidangnya belum di tindaklanjut sepenuhnya.
Temuan 11 paket tersebut kegiatan rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin berkala, namun beberapa diantaranya sudah di tindaklanjuti oleh rekanan dengan progres kurang lebih dari 50 persen," katanya.
" Kewajiban kita selaku OPD, Kadis PUPR sudah menyurati pihak penyedia jasa untuk segera dapat membayarkan atau mengembalikan temuan BPK," pungkas Irving. (ARD)
#Jambiprima.com #Inspektorat #OPD #Tebo #BPK #kejaksaan #jaksapedia #jaksaagung #polri #poldajambi #polrestebo #kejatijambi
Heboh! WNA Asal Tiongkok Dijemput Imigrasi di Tebo, Diduga Terkait Jaringan Perdagangan Orang
Cek Endra Tanam Perdana Sawit 15 Hektar di Sarolangun, Doa Bersama Warnai Awal Investasi Perkebunan
Pro-Kontra OPBM Terjawab, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat Kompak Dukung Kota Jambi Bersih
Temuan BPK Rp451 Juta pada Proyek Rabat Beton 2024, Eryanto Sebut Kontraktor Sudah Angsur
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Pemprov Jambi Salurkan 10.189 Kg Beras Cadangan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir Sarolangun
Warganet Minta APH Tak Hanya Tangkap Dompeng, Tapi Juga Alat Berat