JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Sebuah papan reklame bergambar minuman beralkohol (Minol) jenis Highball sempat terpampang di kawasan Simpang Talang Banjar, Kota Jambi.
Keberadaan iklan tersebut meresahkan warga karena dinilai tidak sesuai dengan norma masyarakat dan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2010 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.
Pantauan di lokasi, iklan minuman beralkohol itu terpasang di papan reklame di Jalan Jamin Datuk Bagindo, Talang Banjar. Munculnya iklan minuman beralkohol di ruang publik jelas menimbulkan sorotan. Apalagi, produk Highball sendiri mengandung kadar alkohol rata-rata sekitar 5–7 persen (setara bir ringan), sehingga tidak layak untuk dipromosikan secara terbuka di ruang publik.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, langsung memerintahkan instansi terkait untuk menurunkan reklame tersebut.
“Kami sudah instruksikan agar reklame itu diturunkan. Saya juga mengingatkan para pengusaha agar tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Kota Jambi punya Perda yang jelas melarang promosi minuman beralkohol di ruang publik,” tegas Maulana.
Tak lama berselang, berdasarkan foto yang diterima redaksi, reklame minuman beralkohol di Simpang Talang Banjar dan Simpang BW Luxuri sudah diturunkan. Proses penurunan bahkan dipimpin langsung oleh Kepala BPRRD Kota Jambi, Nella Evrina dan Satpol PP.
Pemerintah Kota Jambi memastikan akan terus menindak tegas setiap bentuk pelanggaran reklame yang tidak sesuai dengan peraturan daerah, terutama terkait promosi produk minuman beralkohol. (ahmad)
#pemkotjambi #jambiprima.com #walikotajambi #maulana #jambi #kotajambi #provinsijambi #alkohol #perda #satpolpp
Dialog Publik Pengelolaan Sampah di Kota Jambi Tampung Berbagai Masukan Masyarakat
Heboh! WNA Asal Tiongkok Dijemput Imigrasi di Tebo, Diduga Terkait Jaringan Perdagangan Orang
Cek Endra Tanam Perdana Sawit 15 Hektar di Sarolangun, Doa Bersama Warnai Awal Investasi Perkebunan
Pro-Kontra OPBM Terjawab, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat Kompak Dukung Kota Jambi Bersih
Temuan BPK Rp451 Juta pada Proyek Rabat Beton 2024, Eryanto Sebut Kontraktor Sudah Angsur
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Resmi Turun, Ini Harga Terbaru Pertamax dan Dexlite di Bengkulu