Inflasi Jambi Agustus 2025 Capai 2,76 Persen, Kerinci Tertinggi

Selasa, 02 September 2025 - 09:54:12 WIB - Dibaca: 1747 kali

Ilustrasi inflasi Provinsi Jambi. (Foto : Pixabay)
Ilustrasi inflasi Provinsi Jambi. (Foto : Pixabay) (Jambione.com)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Agustus 2025. Hasil pemantauan menunjukkan, Jambi mengalami inflasi year on year (y-o-y) sebesar 2,76 persen dengan IHK naik dari 105,99 pada Agustus 2024 menjadi 108,92 pada Agustus 2025.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo dalam rilisnya, Senin (1/9/2025) menyebutkan, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kabupaten Kerinci sebesar 4,56 persen dengan IHK 112,33, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Jambi sebesar 2,13 persen dengan IHK 107,80.

Kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran menjadi pendorong utama inflasi tahunan. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan inflasi 6,12 persen. Disusul kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 5,65 persen, kelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 2,90 persen, kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 2,88 persen, serta kelompok Pendidikan sebesar 1,84 persen. Sementara itu, kelompok pengeluaran lain yang turut memberikan andil inflasi adalah Pakaian dan Alas Kaki sebesar 1,02 persen, serta Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,90 persen.

Di sisi lain, terdapat beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan harga atau deflasi. Antara lain kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,35 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,57 persen, kelompok Transportasi sebesar 0,64 persen, serta kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan sebesar 0,49 persen.

Selain inflasi tahunan, BPS juga mencatat inflasi bulanan month to month (m-to-m) pada Agustus 2025 sebesar 0,05 persen. Sedangkan inflasi tahun kalender year to date (y-to-d), yakni periode Januari–Agustus 2025, mencapai 2,22 persen. Komoditas yang paling dominan mendorong inflasi di Jambi antara lain bawang merah, ayam ras, beras, minyak goreng, ikan segar, hingga rokok kretek mesin. Sementara komoditas yang memberi andil deflasi antara lain cabai merah, cabai rawit, ikan tongkol atau ambu-ambu, serta beberapa jenis sayuran seperti ketimun dan wortel. (ahmad)





BERITA BERIKUTNYA