JAMBIPRIMA.COM., JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai menghitung kerugian akibat kerusakan fasilitas pasca kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Dari pendataan sementara, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2,59 miliar.
Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup parah. Pagar dan kaca gedung DPRD hancur, bahkan beberapa kendaraan terbakar. Tidak hanya itu, rumah dinas Wakil Gubernur Jambi juga terdampak dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Ia menilai penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas negara.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aspirasi bisa disampaikan dengan baik tanpa harus menimbulkan kerusakan,” kata Sudirman, Selasa (3/9).
Ia menambahkan, setelah perhitungan akhir rampung, proses perbaikan akan dilakukan dengan menyesuaikan anggaran di APBD Provinsi Jambi. Pemprov memastikan perbaikan segera dilakukan agar fasilitas pemerintahan kembali berfungsi normal. (ali)
Bakeuda Tebo Masih Kaji Pinjam Pakai Jalan TMMD oleh PT Montd'Or, Izin Belum Diterbitkan
Haulling Batu Bara diwilayah Hukum Jambi dikelola oleh Organda atau BUMD Sesuai Atribusi Regulasi
PT SRA Kembali Menang Proyek Jalan Rp46 Miliar di Tebo, Rekam Jejaknya Jadi Sorotan
Bunda PAUD Tebo Paparkan Komitmen Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini di Podcast Inspiratif
Dibalik Fakta Sebenarnya di Gedung DPRD Andri Bakar Antara Waka di Temukan Bupati