JAMBIPRIMA.COM,.JAMBI - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat pelaksanaan Program Kampung Bahagia. Tahun 2025 ini, program tersebut sudah berjalan melalui pilot project di 67 RT dengan alokasi Rp 100 juta per RT.
Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Jambi, Suhendri, mengatakan evaluasi dari pilot project menemukan adanya ketimpangan distribusi anggaran karena jumlah kepala keluarga (KK) di setiap RT sangat bervariasi.
“Banyak RT yang KK-nya sedikit, ada hanya 40 KK, sementara infrastrukturnya sudah bagus. Dengan skema Rp100 juta per RT, ada ketidakadilan. Karena itu, dalam RAPBD 2026 kita sudah klasifikasikan menjadi tiga kategori: kecil, sedang, dan besar sesuai jumlah KK,” ujarnya.
Meski ada klasifikasi tersebut, Suhendri memastikan anggaran tidak turun signifikan. Dari total Rp165 miliar, mayoritas dialokasikan untuk RT dengan jumlah KK besar.
“Setelah dikasifikasi anggarannya sekitar Rp140 miliar per tahun," katanya.
Secara teknis, setiap RT wajib menyusun rencana pembangunan lima tahunan, didampingi konsultan pendamping. Saat ini tersedia dua pendamping dan tahun depan akan ditambah menjadi 11 pendamping.
Setelah dokumen selesai, dana akan ditransfer ke rekening Pokja Bahagia di tingkat RT. Penggunaan anggaran fisik juga harus mengikuti standar Dinas PUPR.
Suhendri menambahkan, 67 RT penerima pilot project tahun ini tidak akan mendapat alokasi lagi di 2026.
"Mereka tetap mendapat honor RT dan Alat Tulis Kantor (ATK)," jelasnya.
Namun, seluruh RT akan kembali mendapatkan dana di 2027, sehingga setiap RT akan menerima lima kali anggaran dalam lima tahun.
Kepala Dinas DPMPPA Kota Jambi, Noverintiwi Dewanti, menegaskan pengklasifikasian ini penting agar program lebih adil.
“Ada RT yang jumlah KK-nya hanya 30, tapi ada juga yang mencapai 900 KK. Jadi memang harus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan,” katanya.
Berdasarkan kklasifikasinya, RT kecil pagunya Rp50 juta, sedang Rp75 juta, dan besar tetap Rp100 juta.
Sementara itu, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, memastikan Program Kampung Bahagia tetap menjadi prioritas pembangunan.
“Di tahun 2026, kita pastikan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia tetap jadi prioritas. Salah satunya adalah Kampung Bahagia, dengan alokasi Rp100 juta untuk setiap RT, agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Maulana. (ahmad)
#jambiprima.com #kotajambi #kampungbahagia #provinsijambi #walikotajambi #pemkotjambi #maulana
Reses KFA Hadirkan Cek Endra dan Maulana, Sinergi Pusat–Daerah Kian Kuat di Jambi
WFH ASN Tiap Jumat Mulai April 2026, Pemkab Tebo Masih Tunggu Arahan
Halal Bihalal SMPN 25 Tebo Hangat, Kepsek Turun Langsung Siapkan Hidangan
Dilema Fiskal Jambi: Belanja Pegawai Membengkak, Kepentingan Rakyat Terpinggirkan
Reses di Telanaipura, KFA Serap Aspirasi Warga dan Salurkan 400 Paket Sembako
Cek Endra Apresiasi Program Kampung Bahagia, Dorong Penguatan Peran RT di Tengah Efisiensi Anggaran
Pasca Kericuhan Aksi Unjuk Rasa, Pemprov Jambi Alami Kerugian Rp2,59 Miliar