JAMBIPRIMA.COM,. Jambi – Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Juli 2025 tercatat turun 5,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari US$181,30 juta pada Juni menjadi US$171,32 juta. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, dalam rilis resminya menyampaikan penurunan ini terutama dipengaruhi turunnya ekspor kopi, teh, rempah, produk kayu lapis, pulp dan kertas, serta komoditi migas dan batu bara.
Secara kumulatif, nilai ekspor Jambi sepanjang Januari hingga Juli 2025 sebesar US$1,231,15 juta atau lebih rendah 7,45 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Kontribusi terbesar berasal dari kelompok pertambangan dengan porsi 48,54 persen, diikuti industri 44,11 persen, dan pertanian 7,36 persen. Namun, ekspor pertambangan tercatat anjlok 28,94 persen menjadi US$63,36 juta akibat merosotnya ekspor migas dan batu bara.
Sebaliknya, kelompok pertanian naik 22,89 persen menjadi US$18,97 juta didorong oleh meningkatnya ekspor komoditi pinang. Kelompok industri juga tumbuh 16,01 persen menjadi US$89 juta terutama dari ekspor minyak nabati, karet, dan olahannya. Dari sisi negara tujuan, penurunan terjadi pada ekspor ke Singapura, Thailand, Perancis, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan, sementara kenaikan tercatat pada ekspor ke Malaysia, Cina, Amerika Serikat, India, dan Taiwan.
Singapura masih menjadi tujuan ekspor terbesar Jambi dengan kontribusi 36,35 persen, disusul Malaysia 16,02 persen, dan Jepang. Ekspor Jambi pada Juli 2025 tercatat sebesar US$80,90 juta melalui pelabuhan di Jambi dan US$91,21 juta melalui pelabuhan luar Jambi, sehingga secara kumulatif hingga Juli 2025 pembagiannya hampir merata, yakni 49,34 persen melalui pelabuhan Jambi dan 50,66 persen melalui pelabuhan luar Jambi. (ahmad)
Heboh! WNA Asal Tiongkok Dijemput Imigrasi di Tebo, Diduga Terkait Jaringan Perdagangan Orang
Cek Endra Tanam Perdana Sawit 15 Hektar di Sarolangun, Doa Bersama Warnai Awal Investasi Perkebunan
Pro-Kontra OPBM Terjawab, Akademisi hingga Tokoh Masyarakat Kompak Dukung Kota Jambi Bersih
Temuan BPK Rp451 Juta pada Proyek Rabat Beton 2024, Eryanto Sebut Kontraktor Sudah Angsur
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Pemprov Jambi Salurkan 10.189 Kg Beras Cadangan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir Sarolangun
Bupati Merangin Janji Berantas Tambang Ilegal Margo Batin IX Ilir Tanpa Pandang Bulu