JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Tebo Indah (TI) diduga tidak melaksanakan kegiatan perawatan rutin terhadap kebun masyarakat yang bermitra dengan perusahaan tersebut.
Informasi ini disampaikan oleh seorang mantan karyawan perusahaan, yang mengungkapkan adanya kelalaian dalam pemupPT Tebo Indah Tak Rawat Kebun Mitranya, Mantan Karyawan: Selama 5 Tahun Ini Hanya Sekali Pemupukan dan perawatan kebun di wilayah kerja PT Tebo Indah.
Menurut penuturannya, perusahaan hanya sekali melakukan pemupukan di area afdeling 2 Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Kondisi ini berdampak serius pada produktivitas kebun dan dianggap sangat merugikan petani mitra.
“Seingat saya, selama lima tahun ini, ada satu kali perusahaan melakukan pemupukan di area tersebut,” ujarnya mantan karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya itu, Minggu, 7 September 2025.
Selain pemupukan yang minim, ia juga menyebutkan tidak adanya upaya perbaikan maupun peningkatan akses jalan di area perkebunan.
Akibatnya, para pekerja mengalami kesulitan dalam melakukan pemanenan buah sawit.
“Di sana banyak anak-anak sungai. Sudah kita sarankan agar dibangun bok, tapi pihak perusahaan hanya membuat jembatan dari kayu seadanya. Itu paling lama bertahan enam bulan,” katanya.
Ada juga anak sungai yang sama sekali tidak dibangun jembatan, sehingga tidak bisa dilakukan pemanenan,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbit, pihak PT Tebo Indah, Bujang P, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan jawaban terkait tudingan tersebut. (ARD).
PetroChina Serahkan 2 Ambulans untuk RS Adhyaksa Jambi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Tebo Dipastikan Dapat 480 Bedah Rumah, Ribuan RTLH Masih Menunggu Bantuan
Bupati M Syukur Tampilkan Budaya Merangin di PKD Jambi, Dorong Pelestarian Adat dan UMKM
Peringati HANI 2026, Bupati Tebo Ajak Masyarakat Perangi Narkoba demi Generasi Emas 2045
Hesti Haris Serahkan Santunan untuk Ribuan Anak Yatim dan Difabel di Peringatan 10 Muharram
Cek Endra: Ketahanan Energi Kunci Stabilitas Ekonomi, Dukung Percepatan 118 Blok Migas Baru
Excavator Tangkapan Tambang Ilegal Diduga di Lepas Siang Bolong